Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sempat Rujuk, Mengapa Barcelona Akhirnya Memecat Xavi Hernandez?

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. REUTERS/Albert Gea
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. REUTERS/Albert Gea
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Klub Liga Spanyol Barcelona resmi mengumumkan telah memecat Xavi Hernandez. Pemecatan dilakukan sebelum klub itu menjalani laga terakhir di Liga Spanyol.

Pemecatan dilakukan setelah Barcelona dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar. Menurut France24, Jumat, meski sudah diumumkan resmi dipecat, namun Xavi masih akan mendampingi Barcelona pada pekan terakhir Liga Spanyol, hari Minggu mendatang.

"Presiden Barcelona Joan Laporta telah mengatakan kepada Xavi Hernandez bahwa dia tidak akan melanjutkan jabatan pelatih untuk musim 2024-25," tulis pernyataan resmi klub.

"Barcelona ingin berterima kasih kepada Xavi atas pekerjaannya sebagai pelatih, yang menambah kariernya yang tak tertandingi sebagai pemain dan kapten tim utama, dan mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan." 

Mengapa Barcelona Memecat Xavi?

HUbungan Xavi dan Barcelona berjalan seperti opera sabun. Setelah pengangkatannya pada 2021, pelatih asal Spanyol itu diharapkan untuk menanamkan kembali cita-cita Cruyff: berprestasi dengan mengedepankan ciri khas klub yang selalu bisa menampilkan permainan yang menghibur.

Xavi memang mampu meraih gelar juara La Liga pada 2022/23. Tapi, performa klub saat itu dianggap jauh dibanding masa-masa terbaik Barcelona. Barca bisa juara karena memiliki pertahanan yang unggul dan mampu mengandalkan talenta pencetak gol elit Robert Lewandowski di lini serang.

Namun, performa mereka merosot musim ini. Daftar pemain kunci yang absen di paruh pertama musim melonjak. Pada bulan Januari, Xavi akhirnya mengumumkan putusan untuk mengundurkan diri dari posisi pelatih pada akhir musim.

Putusan itu kemudian ia revisi. Sebuah kebangkitan meyakinkan yang terjadi setelah itu mengubah pikiran Xavi. Ia menyatakan batal mundur.

Meski di permukaan seperti sangat mendorong Xavi untuk membatalkan niatnya untuk pergi, Presiden Barcelona Joan Laporta dilaporkan meyakini bahwa seorang manajer baru untuk musim 2024/25 akan membuat klub menjadi lebih baik. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketegangan terjadi awal bulan ini, setelah Xavi yang menyatakan sulit bagi Barcelona untuk bersaing dengan Real Madrid dan tim elit Eropa lainnya karena Blaugrana tengah mengalami kesulitan finansial. Komentar itu membuat Laporta marah karena saat memutuskan untuk membatalkan mundur Xavi sudah berjanji akan menerima kondisi klub apa adanya.

Pertemuan dilakukan Jumat, 24 Mei, yang juga dihadiri  Deco, Direktur Barcelona. Pertemuan itu tak menghasilkan titik temu dan Barca akhirnya memutuskan untuk melepas Xavi. 

Akan tetapi, Xavi masih akan bertugas untuk pertandingan terakhir Barca musim ini melawan Sevilla pada hari Minggu. Mereka akan mengakhiri musim La Liga di posisi kedua, namun terpaut jauh dari Real Madrid, yang sudah juara dan telah mengalahkan Barca dalam tiga Clasico musim ini.

Siapa yang Akan Menggantikan Xavi sebagai Pelatih Barcelona?

Deco dan Laporta disebutkan sempat berbeda pendapat soal calon Xavi. Deco ingin mempromosikan mantan pemain bertahan Rafael Marquez dari tim cadangan Barca, namun Laporta berniat untuk menunjuk pelatih yang pernah menjuarai Liga Champions, Hansi Flick.

Flick akhirnya yang dipilih. Barcelona disebutkan telah sepakat untuk mengontrak pelatih asal Jerman itu telah menandatangani kontrak hingga 2026.

FOOTBALL ESPANA | AS | 90MIN

Pilihan Editor: Jelang Final Liga Champions: Simak 1 sampai 10.000, Angka-angka Penting dan Menarik dari Statistik Musim Ini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jadwal Liga Spanyol Musim 2024/25 Diumumkan: Pekan Perdana Mulai 18 Agustus, El Clasico Pertama 27 Oktober

2 hari lalu

Logo La Liga Spanyol. (Reuters/Tempo)
Jadwal Liga Spanyol Musim 2024/25 Diumumkan: Pekan Perdana Mulai 18 Agustus, El Clasico Pertama 27 Oktober

Simak jadwal Liga Spanyol musim 2024/25 pekan perdana mulai 18 Agustus mendatang.


Lionel Messi Sebut Paling Sering Bertengkar dengan Sergio Ramos Ketika Keduanya Bermain di LaLiga

2 hari lalu

Sergio Ramos dan Lionel Messi saat keduanya masih bermain untuk Paris Saint-Germain (PSG). REUTERS/Eric Gaillard
Lionel Messi Sebut Paling Sering Bertengkar dengan Sergio Ramos Ketika Keduanya Bermain di LaLiga

Lionel Messi dan Sergio Ramos sering bertengkar saat masing-masing masih bermain untuk Barcelona dan Real Madrid.


Sergio Ramos Resmi Tinggalkan Sevilla

3 hari lalu

Pemain baru Sevilla Sergio Ramos berpose saat diperkenalkan di Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, 6 September 2023. Sevilla mendapatkan jasa Ramos dengan status bebas transfer. REUTERS/Marcelo Del Pozo
Sergio Ramos Resmi Tinggalkan Sevilla

Sergio Ramos dipastikan meninggalkan Sevilla setelah hanya satu musim kembali bermain untuk klub masa kecilnya itu.


Real Madrid Targetkan Alphonso Davies dari Bayern Munchen setelah Kylian Mbappe

7 hari lalu

Pemain Bayern Munchen Alphonso Davies. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Real Madrid Targetkan Alphonso Davies dari Bayern Munchen setelah Kylian Mbappe

Real Madrid diperkirakan akan mendatangkan Alphonso Davies dengan skema perekrutan yang sama saat penandatanganan Toni Kroos dari Bayern Munchen.


Eks Striker Timnas Spanyol Fernando Torres Jadi Pelatih Atletico Madrid B

9 hari lalu

Fernando Torres saat melatih Atletico Madrid U-19. Foto : Atletico Madrid
Eks Striker Timnas Spanyol Fernando Torres Jadi Pelatih Atletico Madrid B

Fernando Torres merintis kariernya sebagai pelatih sejak 2021, dengan menjadi asisten pelatih tim U-19 Atletico Madrid.


3 Suporter Rasis Dihukum 8 Bulan Penjara di Spanyol, Vinicius Junior: Vonis Bersejarah

9 hari lalu

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior. REUTERS
3 Suporter Rasis Dihukum 8 Bulan Penjara di Spanyol, Vinicius Junior: Vonis Bersejarah

Tiga suporter Valencia dijatuhi hukuman delapan bulan penjara setelah mengaku bersalah melakukan penghinaan rasial terhadap Vinicius Junior.


Bantah Carlo Ancelotti, Real Madrid Nyatakan Bakal Main di Piala Dunia Antarklub 2025

10 hari lalu

Bantah Carlo Ancelotti, Real Madrid Nyatakan Bakal Main di Piala Dunia Antarklub 2025

Real Madrid resmi mengumumkan bahwa mereka siap ikut serta untuk bermain di kompetisi Piala Dunia Antarklub 2025.


Zinedine Zidane: Kylian Mbappe Akan Membuat Sejarah di Real Madrid

12 hari lalu

Kylian Mbappe. REUTERS/Benoit Tessier
Zinedine Zidane: Kylian Mbappe Akan Membuat Sejarah di Real Madrid

Zinedine Zidane menyambut positif kedatangan Kylian Mbappe di Real Madrid. Simak komentar dia.


Analisis: Perubahan Kebijakan Transfer Membuat Real Madrid Jadi Klub Paling Ditakuti

14 hari lalu

Para pemain Real Madrid merayakan gelar juara Liga Champions di Wembley Stadium, London, 1 Juni 2024. Los Blancos selalu menang dalam sembilan penampilan final di era Liga Champions. Mereka juga tak terkalahkan dalam 13 pertandingan Liga Champions musim ini (menang 9 seri 4). Ini adalah pertama kalinya mereka memenangkan final Piala Eropa/Liga Champions tanpa menelan kekalahan. REUTERS/Hannah Mckay
Analisis: Perubahan Kebijakan Transfer Membuat Real Madrid Jadi Klub Paling Ditakuti

Klub Eropa manakah yang saat ini paling menakutkan? Legenda sepak bola Inggris, Rio Ferdinand, menjawab: Real Madrid. Simak analisisnya.


Presiden Barcelona Joan Laporta Ungkap Penyebab Utama Pemecatan Xavi Hernandez

16 hari lalu

Xavi Hernandez. REUTERS/Albert Gea
Presiden Barcelona Joan Laporta Ungkap Penyebab Utama Pemecatan Xavi Hernandez

Presiden Barcelona Joan Laporta akhirnya mengungkapkan secara terbuka alasan pemecatan pelatih Xavi Hernandez.