Pertandingan Kedua Indonesia-Filipina Akan Lebih Ketat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arif Suyono Berusaha mempertahankan bola dari pemain Filipina dalam laga Semifinal Pada Piala AFF Suzuki Cup 2010 di Gelora Bung karno, Jakarta, Kamis (16/12). Timnas Indonesia mengalahkan Filipina dengan hasil akhir 1-0. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Arif Suyono Berusaha mempertahankan bola dari pemain Filipina dalam laga Semifinal Pada Piala AFF Suzuki Cup 2010 di Gelora Bung karno, Jakarta, Kamis (16/12). Timnas Indonesia mengalahkan Filipina dengan hasil akhir 1-0. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pelatih Filipina, Simon McMenemy, bertekad timnya mampu mengalahkan Indonesia pada semifinal kedua Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, besok.

    Pelatih asal Inggris itu akan memanfaatkan partai penentuan itu dengan tampil lebih maksimal. "Kami melakukan kesalahan dan sudah kehilangan satu peluang pada pertandingan semifinal pertama. Tapi masih ada 90 menit lagi pada pertandingan kedua untuk kami menangi," kata McMenemy.

    Pria 33 tahun itu menilai, pada pertandingan pertama, Indonesia kesulitan menembus pertahanan Filipina sehingga hanya menang tipis 1-0. "Mereka memiliki kreasi yang lebih baik dibanding kami, tapi tetap saja akan sulit bagi mereka untuk menghancurkan kami," katanya.

    Filipina sudah bisa mengatasi tekanan dari suporter Indonesia yang menggemparkan. Tim itu juga mampu menciptakan peluang-peluang untuk mencetak gol ke gawang Indonesia.

    Setidaknya, pemain Filipina memiliki dua peluang emas untuk menjebol gawang Indonesia. Bahkan pada menit ke-76, gawang Indonesia nyaris bobol oleh aksi Philip Younghusband jika tidak diselamatkan bek Zulkifli Syukur.

    Sedangkan kapten Indonesia, Firman Utina, mengatakan akan lebih berkonsentrasi saat menghadapi Filipina pada laga kedua. Gelandang serang Sriwijaya FC ini berperan penting dalam kemenangan Kamis lalu. Melalui umpan lambung dari kakinya, Cristian Gonzales berhasil menjebol gawang Filipina yang dijaga Neil Etheridge.

    "Laga kedua nanti kami akan lebih konsentrasi karena Filipina punya pertahanan yang kuat dengan pemain belakang berpostur tubuh tinggi," kata Firman.

    Ia memprediksi pertandingan kedua bakal lebih ketat. Setelah tertinggal 0-1, tim yang diperkuat sembilan pemain blasteran itu bakal gencar menyerang untuk mengatasi ketertinggalan.

    Pelatih Indonesia, Alfred Riedl, juga menilai kemenangan 1-0 masih sangat berbahaya karena selisihnya terlalu kecil. "Laga kedua nanti, Filipina pasti akan lebih menyerang untuk mendapatkan kemenangan dan itu berbahaya," kata pelatih asal Austria itu.

    "Tidak mungkin kita mengharapkan hasil seri, kita tetap menginginkan kemenangan," Riedl melanjutkan. Dalam waktu tiga hari, mantan penyerang tim nasional Austria ini akan mempersiapkan tim asuhannya dengan baik agar bisa lolos ke final.

    AFF CUP | BASUKI RAHMAT | RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.