Beban Napoli, Luka Chelsea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea Andre Villas-Boas (kiri) dan Didier Drogba menghadiri konferensi pers sehari sebelum petandingan Liga Champion melawan Napoli, di Naples, Italia, Selasa (20/2). REUTERS/Tony Gentile

    Pelatih Chelsea Andre Villas-Boas (kiri) dan Didier Drogba menghadiri konferensi pers sehari sebelum petandingan Liga Champion melawan Napoli, di Naples, Italia, Selasa (20/2). REUTERS/Tony Gentile

    TEMPO.CO, Naples - Napoli berharap mengulang keberhasilan tim asal Italia lain, AC Milan, yang mampu membekuk tim asal Inggris, Arsenal, 4-0, dalam laga Liga Champions. Napoli akan menjamu Chelsea di babak 16 besar dinihari nanti.

    “Napoli bisa mengalahkan siapa saja,” kata pelatih tim nasional Italia, Cesare Prandelli. “Sekarang semua klub memilih untuk menghindar ketemu dengan Napoli dalam partai yang menentukan.”

    Prandelli optimistis klub Italia akan berhasil di Liga Champions musim ini. “Tahun 2012 adalah tahunnya Italia,” tuturnya. Milan sudah hampir pasti lolos. Sedangkan Inter akan melawan Olympique Marsaille besok. “Saya yakin ketiga klub akan lolos ke perempat final,” ujar mantan pelatih Fiorentina itu.

    Pelatih Napoli, Walter Mazzarri, memilih merendah dan mengatakan bahwa Napoli tidak layak difavoritkan saat melawan Chelsea. “Anda tidak boleh mengabaikan kualitas lawan kami. Mereka punya pemain-pemain yang hebat,” katanya. “Ini akan menjadi tes yang mengerikan bagi kami.”

    Menurut Mazzarri, perhatian Chelsea di Liga Champions sangat besar. “Kami harus melakukan hal-hal yang luar biasa saat menghadapi mereka,” ujar Mazzarri, yang tidak bisa mendampingi anak asuhnya, termasuk saat tandang ke London, lantaran kartu merah yang didapatnya di babak grup.

    Kemenangan 3-0 saat tandang ke Fiorentina pada Sabtu lalu menjadi modal bagus Napoli menghadapi Chelsea. “Kami harus melakukan hal yang sama saat melawan Chelsea,” kata penyerang Edinson Cavani, yang mencetak dua gol di pertandingan itu.

    Napoli juga punya catatan bagus di tiga partai kandang penyisihan Grup A. Sempat ditahan Bayern Munchen, Napoli kemudian berhasil mengempaskan Villarreal dan Manchester City. Mereka bahkan tak terkalahkan dalam 11 partai Eropa-nya di San Paolo.

    Sebaliknya, Chelsea sedang terluka. Perpecahan pelatih Andre Villas-Boas dengan para pemainnya menyita energi klub. Pemain menuding Villaz-Boas tak cakap menangani klub dan membandingkannya dengan pelatih sebelumnya, Jose Mourinho. Transkrip percakapan pelatih dan pemain pun beredar.

    Akibatnya, akhir pekan lalu, mereka ditahan imbang klub divisi lebih rendah, Birmingham City, 1-1, di Stamford Bridge pada babak 16 besar Piala FA. Penyerang Daniel Sturridge menyamakan kedudukan dan memaksakan pertandingan ulang. “Permainan kami memang tidak bagus,” ujar Villas-Boas.

    Pekan sebelumnya, Chelsea juga kalah di kandang Everton 0-2. Kekalahan ini membuat posisi mereka di klasemen diambil alih Arsenal. “Kami tidak mendapatkan hasil-hasil yang membanggakan belakangan ini,” kata pelatih 34 tahun ini.

    Tapi dukungan juga mengalir bagi Villas-Boas. “Dia baru setahun di Chelsea. Dia akan sukses,” kata Pinto da Costa, Presiden Porto, tempat Villas-Boaz melatih sebelumnya. “Lebih baik suporter mendukung tim dan pelatih sekarang,” kata Jose Mourinho, mantan pelatih Chelsea yang kini membesut Real Madrid. “Saya hanya masa lalu, kalian butuh berjuang bersama.”

    Meski diboikot pemain-pemainnya, Villas-Boas tetap maju dan optimistis bisa melakukan sesuatu buat klub. “Sekarang kami punya kesempatan melakukannya di Napoli,” ujarnya.

    AP | ESPN | UEFA | FOOTBAL ITALIA | TITO SIANIPAR

    Perkiraan Susunan Pemain

    Napoli (3-4-2-1): De Sanctis; Grava, Cannavaro, Britos; Maggio, Gargano, Inler, Dossena; Hamsik, Lavezzi; Cavani.

    Chelsea (4-3-2-1): Cech; Ivanovic, Luiz, Terry, Cole; Ramires, Obi Mikel, Lampard; Mata, Sturridge; Drogba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.