'Kado' Lebaran dari Samir Nasri dan kawan-kawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samir Nasri merayakan golnya dengan mengucapkan

    Samir Nasri merayakan golnya dengan mengucapkan "Selamat Idul Fitri."

    TEMPO.CO, Manchester - Ada kado istimewa bagai kaum muslimin pecinta sepak bola pada Lebaran kali ini. Para pemain sepak bola top Eropa memberikan "bingkisan" Lebaran dengan caranya sendiri-sendiri.

    Samir Nasri, misalnya, mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dengan mencetak gol saat klubnya, Manchester City mengalahkan Southampton 3-2, di Etihad Stadium, Ahad, 19 Agustus 2012. Gol itu menjadi penentu kemenangan Manchester City.

    Usai mencetak gol, gelandang bekas Arsenal itu berlari ke pojok lapangan sembari membuka kaosnya. Dia menunjukkan kepada kamera teve kaos dalamnya yang bertuliskan "Eid Mubarak."

    Sebelumnya lewat Twitter, Nasri menulis di akunnya @@SamNasri19 "Aid mabrouk a tous les musulman, Eid Mubarak to all the Muslims. Artinya, "Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi semua kaum Muslim".

    Ucapan senada disampaikan Edin Dzeko.  Penyerang Manchester City yang mencetak gol kedua dalam pertandingan itu juga mengungkapkan kebahagiaan Idul Fitri.  "Bajram Serif Mubarek Olsun! Eid Mubarak! May Allah bless you and your families with happines (Semoga Allah memberkati kita dan keluarga kita dengan penuh kebahagiaan)," kata pemain asal Bosnia itu.

    Gelandang Real Madrid Nuri Sahin juga tak mau ketinggalan. Dia menulis di akun Twitternya @nurisahin05: "Ramazan Bayramikiz kubarek olsun, sizlerin ve ailenizin Ramazan Bayramini en icten dileklerimle kutlarim!"

    Bahkan, gelandang Inter Milan Wesley Snijder yang bukan muslim pun ikut-ikutan memberikan selamar Lebaran. "Eid Mubarak to all my Muslim followers...Have a great Sunday everyone (Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri bagi semua fans yang beragama Islam. Selamat menikmati hari Ahad yang menyenangkan untuk semuanya," kata Snijder melalui akun Twitter, @sneijder101010.

    TELEGRAPH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.