Usai Kalahkan Juventus, Inter Tak Kompak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Javier Zanetti. Foto: zimbio.com

    Javier Zanetti. Foto: zimbio.com

    TEMPO.CO, Milan - Pekan kesembilan pada lanjutan Seri-A Liga Italia, Inter Milan membuat sebuah kejutan. Pasukan Andrea Stramaccioni ini mematahkan rekor 49 laga tak terkalahkan milik Juventus. Kesuksesan itu terasa makin manis karena La Beneamata mengalahkan La Vecchia Signora di Juventus Stadium.

    Namun, setelah kemenangan fantastis itu, performa Inter seperti rollercoster. Hingga pekan ke-19, Inter hanya mampu meraup empat kemenangan, sedangkan sisanya berakhir dengan kekalahan. "Setelah kemenangan di Turin, kami tak lagi kompak dan kelelahan," kata bek Inter, Javier Zanetti kepada Corriere dello Sport, Senin, 7 Januari 2013.

    Selain tak kompak dan mengalami kelelahan, Inter kehilangan banyak pemain karena cedera. Pemain yang cedera di antaranya Ricardo Alvarez, Yuto Nagatomo, Dejan Stankovic, Gaby Mundingayi, Philippe Coutinho, Joel Obi, dan Luca Castelazzi. "Pilihan pemain di bangku cadangan jadi sedikit," kata Zanetti. "Segala hal pun tak selalu berjalan dengan cara kami."

    Zanetti tidak ingin Inter terlalu lama meratapi hal-hal tersebut. Pemain bertahan yang dijuluki The Tractor ini meminta timnya kembali fokus, supaya berada di jalur perebutan gelar juara. "Sekarang semua tergantung pada kami untuk bereaksi dan kembali masuk ke tiga besar," ucap pria asal Argentina ini. "Saya yakin kami mampu melakukan hal itu."

    Kini, Inter bercokol di urutan kelima klasemen sementara Seri-A. Klub milik Massimo Moratti ini hanya terpaut dua poin dari Napoli, dan empat angka dengan Lazio yang mengoleksi nilai 39. Adapun dengan sang pemuncak klasemen sementara, Juventus, mereka tertinggal 11 poin. Ahad nanti, 13 Januari, Inter akan menjamu Pescara di Giuseppe Meazza.

    Zanetti juga mengomentari soal penampilan timnya saat dipermalukan Udinese 3-0 di Stadio Communale Friuli. Ia menilai Inter tetap tampil apik meski telah tertinggal satu gol. "Namun, itu adalah sepak bola. Anda kalah dalam sebuah pertandingan dan Anda akan dihukum pada laga lainnya," ujarnya. "Saya juga tidak tahu kenapa laga berakhir 3-0."

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.