Pique: Imbang, Hasil yang Adil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerard Pique menhadang laju Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan leg pertama Copa de Rey antara Real Madrid dan Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, (31/1). AP/Andres Kudacki

    Gerard Pique menhadang laju Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan leg pertama Copa de Rey antara Real Madrid dan Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, (31/1). AP/Andres Kudacki

    TEMPO.CO, Barcelona - Bek Barcelona Gerard Pique mengecam kepemimpinan wasit Miguel Angel Perez Lasa saat tmnya kalah dari Real Madrid 2-1 di Santiago Bernabeu dalam ajang La Liga. Pique menegaskan laga El Clasico itu seharusnya berakhir dengan hasil imbang.

    Bek berusia 26 tahun itu menegaskan seharusnya wasit memberikan hadiah penalti saat Adriano dijatuhkan oleh pemain Madrid di kotak terlarang. "Kami memiliki cukup bakat untuk tidak bersembunyi di balik wasit. Tetapi hadiah penalti cukup jelas," katanya.

    "Sudah jelas bahwa ada kontak fisik dan itu seharusnya penalti. Kami telah mengatakan kepada wasit seharusnya penalti," Pique menambahkan.

    Kesal dengan keputusan wasit, Pique mengatakan wasit seharusnya meminta maaf kepada Barcelona. Karena baginya keputusan wasit adalah salah. "Saya berharap dia meminta maaf saat dia bertemu lagi dengan kami," ucap Pique.

    Meski bermain di Santiago Bernabeu, Barcelona tetap memainkan permainan menyerang dengan gaya seperti biasanya. Dan Pique menambahkan seharusnya Blaugrana bisa pulang dengan membawa satu poin. "Hasil imbang akan menjadi hasil yang lebih adil, tetapi kami tahu harus terus memperbaiki diri," tuturnya.

    FOOTBALL-ESPANA | JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Duel EL Clasico, Madrid Pecundangi Barcelona

    Satu Merah Dua Hattrik, Ini Hasil Liga Inggris

    Super Kagawa Bangkit di Pesta MU

    Pemain Persija Siap 'Perang' dengan Persib

    Duel El Clasico, Madrid Cadangkan Ronaldo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.