Guardiola Datang, Lahm: Bayern Tambah Kuat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan pelatih Barcelona pada akhir musim 2011/2012, Pep Guardiola akhirnya menyatakan bahwa dirinya akan bergabung dengan klub raksasa Jerman Bayern Munchen. bleacherreport.com

    Mantan pelatih Barcelona pada akhir musim 2011/2012, Pep Guardiola akhirnya menyatakan bahwa dirinya akan bergabung dengan klub raksasa Jerman Bayern Munchen. bleacherreport.com

    TEMPO.CO, Muenchen - Bek sekaligus kapten Bayern Muenchen, Philipp Lahm, yakin kehadiran Josep "Pep" Guardiola di Allianz Arena akan membuat Die Roten semakin kuat. Sebab, mantan juru taktik Barcelona itu adalah pelatih hebat.

    "Dia adalah pelatih berpengalaman yang akan membuat kita lebih kuat lagi," ujar pemain yang juga menjabat sebagai kapten tim nasional Jerman itu kepada Suddeutsche Zeitung, Sabtu, 8 Juni 2013.

    Guardiola memang pelatih hebat. Empat musim menangani Barcelona, pria berkepala plontos ini sukses mempersembahkan 14 gelar juara. Dengan torehan fantastis itu, ia menjadi pelatih tersukses di Barcelona.

    Namun, Guardiola datang ke Bayern dengan beban yang berat. Pemilik nama lengkap Josep Guardiola i Sala itu harus bisa mempertahankan kesuksesan Bayern di musim 2012/2013, yakni meraih tiga gelar juara.

    Lahm yakin Guardiola mampu melakukannya. Sebab, skuad Bayern saat ini, cukup sempurna untuk pelatih seperti Guardiola. "Saya dapat melihat banyak kesuksesan di musim depan," ujar pemain 29 tahun itu.

    Guardiola akan diperkenalkan sebagai pelatih Bayern pada 26 Juni mendatang. Dua hari sebelumnya, pelatih yang sempat berkarier di Italia dan Qatar itu akan mendampingi Bayern untuk menghadapi Barcelona.

    FOOTBALL ESPANA | SINGGIH SOARES

    Baca Juga:
    Ditulis Lebih Miskin, Pangeran Saudi Gugat Forbes

    Ke Luar Kokpit, Pilot Air Canada Berteriak

    Vladimir Putin Pilih Berpisah dari Istrinya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.