Mourinho Kritik Pemain Real Madrid  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. REUTERS/Paul Hanna

    Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. REUTERS/Paul Hanna

    TEMPO.CO, London - Setelah pindah ke Chelsea, pelatih Jose Mourinho menjelekkan mantan pemainnya di Real Madrid. Dengan alasan mengkritik kultur pemain sepak bola modern, ia mengatakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan suka antre untuk berdandan di muka cermin di kamar ganti stadion sebelum bertanding. Wasit, menurut Mourinho, sampai harus menunggu di lorong stadion dalam hitungan menit untuk mengawali pertandingan.

    Mourinho mengungkapkan gaya pesolek para pemain Madrid dalam wawancara khususnya dengan majalah Esquire terbitan Maret-April 2014. "Banyak waktu di Real Madrid, para pemain akan mengaca di muka cermin sebelum pertandingan ketika wasit menunggu mereka dalam lorong menuju lapangan," kata Mourinho. "Namun inilah gambaran sosial sekarang. Orang-orang muda hanya penduli tentang ini: mereka berusia 20-an dan saya 51 (tahun). Jika saya ingin bekerja sama dengan anak-anak kecil ini, saya harus mengerti dunia mereka."

    Mourinho mengatakan keinginan para pemain sepak bola sekarang hanyalah mengeruk banyak sebelum mereka bertanding di Liga Primer Inggris atau liga lainnya. Sebenarnya Mourinho berharap para pemain muda ini mencontoh teladan para pemain tua, seperti gelandang Frank Lampard dan bek John Terry di Chelsea, yang dia sebut fanatik dalam memburu kemenangan pada pertandingan dan bukan di luar stadion.

    Pemain Madrid yang dikritik oleh Mourinho termasuk bintang utama dan inspirator tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, serta poros halang tim nasional Spanyol, Sergio Ramos. Ronaldo memang sibuk menjadi model sejumlah iklan dari berbagai produk barang jika tidak bertanding. Adapun Ramos baru-baru ini meluncurkan buku. Dalam dua kegiatan di luar sepak bola, mereka tampil modis dan rapi.

    Mourinho mulai menangani Madrid pada 2010 dan meninggalkan klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu 2013 dengan suasana kurang enak. Ia dianggap gagal mengangkat prestasi klub raksasa Spanyol ini dengan hanya satu kali menjuarai La Liga Spanyol dan gagal memenangi kembali Liga Champions Eropa.

    MAIONLINE | EUROSPORT | PRASETYO

    Berita Terpopuler:
    Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.