Timnas U-19, Passing 600 Kali Per Pertandingan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten Timnas U-19, Evan Dimas melepaskan tendangan ditengah pengawalan ketat pemain Putra Samarinda U-21 dalam laga tur nusantara, Stadion Utama Kalimantan Timur di Palaran,Samarinda, Kaltim (14/3). Evan Dimas menyumbang satu gol sekaligus mengantarkan timnas menang 2-0. TEMPO/Firman Hidayat

    Kapten Timnas U-19, Evan Dimas melepaskan tendangan ditengah pengawalan ketat pemain Putra Samarinda U-21 dalam laga tur nusantara, Stadion Utama Kalimantan Timur di Palaran,Samarinda, Kaltim (14/3). Evan Dimas menyumbang satu gol sekaligus mengantarkan timnas menang 2-0. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kualitas permainan tim nasional sepak bola Indonesia di bawah usia 19 tahun (timnas U-19), menurut pelatihnya, Indra Sjafri, makin berkembang. Salah satu aspek yang menjadi perhatian pelatih ialah penguasaan bola para pemain.

    "Mereka sudah bisa melakukan passing (memberi umpan bola kepada rekan setim) lebih dari 600 kali per pertandingan," kata Indra seusai memimpin latihan timnas U-19 di Karawaci, Tangerang, Sabtu, 29 Maret 2014. Indra mengatakan untuk membuka peluang mencetak gol, para pemain harus lebih sering menguasai bola.

    Namun, Indra masih belum puas. Kendati para pemain sudah bisa mendominasi penguasaan bola, tapi peluang menciptakan gol masih kurang. Pelatih berusia 51 tahun ini mengatakan dari 13 laga, para pemain yang sanggup membuat peluang sebanyak 207. Dari peluang sebanyak itu hanya 23 gol yang lahir. "Ini masih kurang," kata Indra.

    Sedangkan kapten tim Evan Dimas Darmono menuturkan hasil uji coba yang bertajuk Tur Nusantara banyak memberi pelajaran bagi rekan-rekannya. Selain dari sisi permainan sudah mulai bagus, kerja sama tim pun terasa lebih solid. "Karena sering bermain, kami jadi sudah kenal satu sama lain kalau di lapangan," kata Evan setelah menjalani latihan di Karawaci, Tangerang, hari ini.

    Evan berharap permainan tim bisa terus terjaga hingga putaran final Piala Asia nanti bergulir di Myanmar, Oktober 2014. "Semoga kami bisa menembus ke babak semifinal sesuai dengan target," kata pemain asal Surabaya itu.

    ADITYA BUDIMAN

    Berita Terpopuler
    Akhirnya Polisi Temukan Bayi dan Penculiknya
    Penculik Bayi Bandung Sempat Mau Bunuh Diri
    Ke Suami, Penculik Mengaku Baru Lahirkan Bayi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.