Final Piala Presiden, Sriwijaya Yakin Titus Bonai Segera Pulih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titus Bonai. TEMPO/Subekti

    Titus Bonai. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Palembang - Kapten Sriwijaya FC, Titus Bonai alias Tibo, mengalami cedera berupa pembengkakan otot lutut kiri. Saat ini tim dokter Sriwijaya FC sedang melakukan penanganan agar dia bisa diturunkan saat laga final Piala Presiden menghadapi Persib Bandung di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2015.

    Menurut anggota tim dokter Sriwijaya FC, Viktor Andrianto, cedera yang dialami Tibo didapat saat menghadapi Arema Cronus pekan lalu. "Saat ini kondisinya terus membaik," katanya, Kamis, 15 Oktober 2015.

    Menurut Viktor, Tibo mengalami pembengkakan tendon otot lutut kirinya akibat mengalami benturan keras. Cedera tersebut sering juga disebut muscle genu sinistra.

    Setelah menjalani perawatan intensif, kesehatan Tibo hari ini makin membaik. Tim dokter menyebut Tibo sudah pulih 90 persen. Sebelum berlangsungnya pertandingan final, Tibo diharapkan sudah pulih total. "Tibo akan kami rekomendasikan untuk turun pada partai puncak nanti," ujar Viktor.

    Akibat cedera yang dialaminya, Tibo setidaknya tiga kali absen latihan karena harus diisolasi dari pemain lain. Namun, menjelang laga final Piala Presiden, Tibo akan digabungkan dengan pemain lain dalam sesi latihan di Jakarta. Hal itu penting agar pemain bisa saling beradaptasi dengan atmosfer Jakarta.

    Asisten pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, menyatakan sudah menyusun skenario jika Tibo tidak dapat dimainkan. Sejumlah nama pemain senior bakal ia rekomendasikan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Tibo.

    Namun Hartono belum bersedia menyebutkan nama-nama pemain yang disiapkan menggantikan Tibo, karena tim pelatih masih meyakini Tibo bakal pulih total. "Penggantinya belum dapat kami sampaikan," tuturnya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.