Ini Rahasia Ketajaman Lewandowski  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bayern Robert Lewandowski (kanan), berselebrasi dengan rekannya, Thomas Mueller dalam pertandingan Bundesliga melawan Dortmund di Munchen, 4 Oktober 2015. AP/Matthias Schrader

    Pemain Bayern Robert Lewandowski (kanan), berselebrasi dengan rekannya, Thomas Mueller dalam pertandingan Bundesliga melawan Dortmund di Munchen, 4 Oktober 2015. AP/Matthias Schrader

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Bayern Muenchen dan tim nasional Polandia, Robert Lewandowski, mengungkap rahasia dibalik ketajamannya musim ini. Dia mengaku sangat terbantu dengan latihan yang dilakukannya di Bayern Muenchen.

    "Ada sejumlah latihan spesifik yang ditujukan hanya untuk penyerang di Bayern, dan saya selalu bekerja keras saat latihan itu," ujarnya.

    Lewandowski memang sedang tampil fenomenal dengan terus mencetak gol. Bersama Bayern, Lewandowski sudah mencetak 17 gol dalam 14 pertandingan di semua ajang. Sementara bersama tim nasional Polandia dia menjadi yang tersubur dalam ajang kualifikasi Piala Eropa 2016 dengan torehan 13 gol dari sepuluh pertandingan.

    Lewandowski mengaku senang dengan performanya saat ini. Dia mengatakan menikmati kariernya di klub asal Jerman itu. Pria 27 tahun itu juga merasa masih bisa meningkatkan performanya.

    "Orang selalu mengatakan kepada saya jika saat ini merupakan karier sepak bola terbaik saya. Mungkin itu benar, tetapi saya masih berharap bisa lebih baik dari saat ini. Saya tahu saya bisa lebih baik," ujarnya.

    Kegemilangan Lewandowski sudah mulai terlihat ketika dia membela Borussia Dortmund. Pelatih Juergen Klopp membeli Lewandowski dari klub Polandia, Lech Poznan, pada 2010. Di musim pertamanya, dia ikut membawa Dortmund menjadi juara Bundes Liga dengan 43 penampilan. Namun dia hanya mencetak sembilan gol.

    Di musim berikutnya, Lewandowski mulai menunjukkan ketajamannya. Dari 47 kali penampilan dia menyarangkan 30 gol dan membawa Dortmund kembali menjuarai Bundes Liga. Pada musim 2012-2013, dia mencetak 36 gol dalam 49 laga. Dan pada musim 2013-2014 dia mencetak 28 gol dalam 48 laga. Pada musim 2013-2014 itulah dia menjadi pencetak gol terbanyak Bundes Liga dengan 20 gol dalam satu musim. Pada 2014 dia memutuskan hengkang ke Bayern Muenchen. Di musim perdananya dia mencetak 25 gol dalam 48 laga.

    MIRROR | GOAL | FEBRIYAN

    Artikel Menarik:
    Mourinho Terseruduk Kambing Hitamnya Sendiri
    Nasib Sial Mourinho Karena Dua Wanita Cantik?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.