Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Catatan Penting dan Rahasia Kemenangan Inggris Atas Prancis  

Editor

Febriyan

image-gnews
Penyerang Inggris, Wayne Rooney mencetak gol kedua bagi timnya ke gawang Prancis yang dikawal Hugo Lloris pada pertandingan persahabatan di stadion Wembley, London, 18 November 2015. Action Images via Reuters / Carl Recine
Penyerang Inggris, Wayne Rooney mencetak gol kedua bagi timnya ke gawang Prancis yang dikawal Hugo Lloris pada pertandingan persahabatan di stadion Wembley, London, 18 November 2015. Action Images via Reuters / Carl Recine
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional Inggris menunjukkan karakter mereka sebagai tim juara saat bertanding melawan tim nasional Prancis dinihari tadi. Mereka mampu melupakan kekalahan 0-2 dalam laga sebelumnya melawan Spanyol dan menerapkan sepak bola kick and rush sebagaimana mestinya.

Dalam pertandingan malam tadi, Inggris tak membiarkan Prancis banyak menguasai bola. Para pemain tengah Inggris terlihat lebih hidup dengan terus menekan pemain Prancis yang menguasai bola sejak di lini tengah. Alhasil, penguasaan bola Prancis hanya unggul tipis dari Inggris, 51 persen melawan 49 persen.

Inggris dan Prancis seimbang dalam hal menciptakan peluang. Mereka sama-sama melepaskan 9 tembakan. Inggris mampu mengarahkan 4 tembakan ke arah gawang, sedangkan Perancis hanya mendapatkan 3 tembakan ke arah gawang.

Lain halnya ketika mereka melawan Spanyol akhir pekan lalu. Para pemain Inggris tampak bermain lebih ke dalam lapangan sendiri dan menunggu bola. Alhasil, Spanyol berhasil menguasai 64 persen bola dan mencetak 2 gol.

Para pemain Inggris juga terlihat tak mau berlama-lama menahan bola di kaki mereka sendiri dan langsung mengalirkan bola ke depan. Pola permainan kick and rush seperti ini terbukti sukses. Dua gol Inggris adalah hasil dari pola permainan seperti itu.

Gol pertama Inggris yang diciptakan Delle Alli berawal dari hilangnya bola dari kaki penyerang Inggris Harry Kane di lini tengah. Ali yang langsung menekan pun berhasil memenangkan bola dan langsung memberikan umpan kepada bek sayap Nathaniel Clyne. Clyne bergerak cepat dengan memberikan bola kepada Wayne Rooney yang berada di sisi kiri pertahanan Prancis.

Melihat Ali yang bergerak maju, Wayne Rooney pun langsung mengirimkan bola ke tengah. Dengan sedikit menggiring bola ke pinggir kotak penalti, Ali langsung melepaskan sepakan kaki kanan kencang ke sisi kanan gawang Prancis yang dikawal oleh Hugo Lloris. Hasilnya, gol pertama tercipta pada menit ke-38.

Gol kedua Inggris juga tercipta dari derasnya arus bola yang dialirkan para punggawa The Three Lions ke jantung pertahanan Prancis. Delle Ali kembali berperan besar dalam gol yang diciptakan oleh Wayne Rooney itu.

Gelandang Tottenham Hotspurs itu berhasil mencuri bola dari kaki bek Prancis Bacary Sagna sebelum melepaskan umpan kepada Raheem Sterlling di sisi kanan pertahanan Prancis. Dengan satu dua sentuhan, Sterlling pun melepaskan umpan silang ke tiang jauh tempat Wayne Rooney sudah menunggu. Sepakan first time Rooney menembus gawang Hugo Lloris dan menambah keunggulan Inggris menjadi 2-0 ketika babak kedua baru dimulai dua menit.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tak hanya Delle Alli, gelandang bertahan Eric Dier juga patut mendapat pujian. Eric tampil kompak dengan rekan setimnya di Tottenham Hotspurs, Delle Ali. Kombinasi dua darah muda ini membuat lini tengah Inggris lebih bertenaga dengan pressing kepada pemain Prancis yang menguasai bola.

Mantan punggawa tim nasional Inggris dan Liverpool Jamie Redknapp menilai penampilan Dier dinihari tadi membuat lini tengah Inggris tampil seimbang. Sebagai gelandang bertahan, Dier dinilai memiliki pergerakan tanpa bola yang baik dan bisa membaca permainan lawan.

"Dia tahu di mana harus berada ketika tidak memiliki bola. Itu memberikan kekukuhan dan landasan yang kuat bagi Inggris untuk melakukan serangan balik," ujarnya. Redknapp menilai, Hodgson kini memiliki tugas untuk memilih Jack Wilshere atau Dier yang akan dibawanya ke Prancis Juni 2016 nanti.

Di sisi penyerangan, Hodgson tampak masih bisa mengandalkan Wayne Rooney. Hodgson tampak paham bahwa Rooney tak bisa lagi bermain sebagai penyerang tengah murni. Rooney banyak diberikan peran sedikit di belakang penyerang utama Harry Kane dan diberikan kebebasan untuk bergerak.

Redknapp menilai Rooney masih dibutuhkan di dalam tim sebagai seorang pemimpin. Aura Rooney masih sangat kental dalam permainan Inggris. Buktinya, rekan-rekannya akan langsung memberikan bola kepada penyerang Manchester United itu begitu mereka mendapatkan bola.

"Auranya di dalam tim tak hilang sedikit pun. Jika bukan karena penampilan luar biasa Delle Ali, Rooney pasti akan menjadi pemain terbaik dalam pertandingan itu," ujar Redknapp.

Penampilan lini belakang Inggris juga tampak lebih baik dalam pertandingan dinihari tadi. Bek John Stones menunjukkan performa yang cukup baik. Meskipun sempat beberapa kali kerepotan oleh kecepatan penyerang Prancis, Anthony Martial, Stones memiliki kepercayaan diri cukup baik untuk berduel dengan para pemain Prancis lainnya.

BBC|DAILYMAIL|FEBRIYAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sejak Pindah ke Bayern Munchen, Harry Kane Anggap Warga Jerman Punya Ketertarikan terhadap Inggris

21 jam lalu

Pemain Inggris Harry Kane saat latihan menjelang Piala Eropa 2024 di Blankenhain, Jerman, 12 Juni 2024.REUTERS/John Sibley
Sejak Pindah ke Bayern Munchen, Harry Kane Anggap Warga Jerman Punya Ketertarikan terhadap Inggris

Bagi Harry Kane, kepindahannya ke Bayern Munchen mengubah cara pandang orang Jerman terhadap Timnas Inggris. Apa itu>


Superkomputer Opta Tempatkan Timnas Inggris sebagai Calon Terkuat Juara Euro 2024

2 hari lalu

Pemain Timnas Inggris, Harry Kane menahan bola saat bertanding melawan Timnas Islandia dalam Laga Persahabatan di Wembley Stadium, London, Inggris, 7 Juni 2024. Reuters/Andrew Boyers
Superkomputer Opta Tempatkan Timnas Inggris sebagai Calon Terkuat Juara Euro 2024

Superkomputer Opta, lembaga penyedia layanan statistik olahraga, menempatkan Timnas Inggris sebagai favorit juara Euro 2024.


Separuh dari Skuad Timnas Inggris untuk Euro 2024 Belum Pernah Main di Turnamen Besar, Apa Kata Harry Kane Soal Ini?

5 hari lalu

Pemain Timnas Inggris, Harry Kane menahan bola saat bertanding melawan Timnas Islandia dalam Laga Persahabatan di Wembley Stadium, London, Inggris, 7 Juni 2024. Reuters/Andrew Boyers
Separuh dari Skuad Timnas Inggris untuk Euro 2024 Belum Pernah Main di Turnamen Besar, Apa Kata Harry Kane Soal Ini?

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mengaku sedih beberapa pemain lainnya dicoret dari skuad untuk Euro 2024.


Luke Shaw Ingin Tampil di Laga Pembuka Inggris di Euro 2024, Bagaimana Kondisi Cederanya?

5 hari lalu

Pemain Manchester United Luke Shaw berjalan keluar lapangan karena  cedera. REUTERS/Hannah Mckay
Luke Shaw Ingin Tampil di Laga Pembuka Inggris di Euro 2024, Bagaimana Kondisi Cederanya?

Luke Shaw terakhir kali bermain untuk Manchester United pada Februari lalu, tetapi tetap dipanggil ke Timnas Inggris untuk Euro 2024.


Gareth Southgate: Timnas Inggris Tidak Hanya Andalkan Jude Bellingham di Euro 2024

5 hari lalu

Jude Bellingham. REUTERS
Gareth Southgate: Timnas Inggris Tidak Hanya Andalkan Jude Bellingham di Euro 2024

Gareth Southgate mengatakan bahwa Timnas Inggris tidak hanya mengandalkan Jude Bellingham untuk menjuarai Euro 2024.


8 Pemain Remaja yang pernah Bersinar di Piala Eropa, Ada Ronaldo dan Rooney

6 hari lalu

Cristiano Ronaldo saat memperkuat Portugal pada 2004. (marca)
8 Pemain Remaja yang pernah Bersinar di Piala Eropa, Ada Ronaldo dan Rooney

Penyelenggaraan turnamen sepak bola Piala Eropa kerap memunculkan bintang-bintang muda yang cemerlang. Ini 8 di antaranya.


Timnas Inggris Kalah dalam Laga Terakhir sebelum Euro 2024, Apa Kata Gareth Southgate?

7 hari lalu

Pemain timnas Inggris berselebrasi.  REUTERS/Carl Recine
Timnas Inggris Kalah dalam Laga Terakhir sebelum Euro 2024, Apa Kata Gareth Southgate?

Timnas Inggris kalah 0-1 saat menjamu Islandia dalam laga uji coba menjelang Euro 2024. Sedangkan Jerman hanya mampu menang tipis 2-1 atas Yunani.


Tak Masuk Skuad Timnas Inggris untuk Euro 2024, Begini Reaksi Harry Maguire

8 hari lalu

Pemain Inggris Harry Maguire. Action Images via Reuters/Andrew Boyers
Tak Masuk Skuad Timnas Inggris untuk Euro 2024, Begini Reaksi Harry Maguire

Nama Harry Maguire termasuk dalam tujuh pemain yang dicoret dari skuad final Timnas Inggris untuk Euro 2024.


Timnas Inggris Umumkan Skuad Final untuk Euro 2024, Harry Maguire dan Jack Grealish Dicoret

8 hari lalu

Timnas Inggris.  REUTERS/Carl Recine
Timnas Inggris Umumkan Skuad Final untuk Euro 2024, Harry Maguire dan Jack Grealish Dicoret

Timnas Inggris resmi mengumumkan skuad final untuk Piala Eropa 2024 atau Euro 2024. Harry Maguire dan Jack Grealish dicoret.


Mengapa Jude Bellingham Bisa Menjadi Kunci Sukses Timnas Inggris di Euro 2024?

11 hari lalu

Pemain Timnas Inggris, Jude Bellingham. REUTERS/Carl Recine
Mengapa Jude Bellingham Bisa Menjadi Kunci Sukses Timnas Inggris di Euro 2024?

Timnas Inggris tidak kekurangan pemain bintang dalam skuadnya untuk Euro 2024. Namun, Jude Bellingham bisa menjadi yang terpenting.