Pelatih Kas Hartadi Awali Debut dengan Kemenangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kas Hartadi, pelatih Pusamania Borneo FC. Pusamaniafc.com

    Kas Hartadi, pelatih Pusamania Borneo FC. Pusamaniafc.com

    TEMPO.CO, Sidoarjo -  Kas Hartadi mengawali debutnya sebagai pelatih kepala Pusamania Borneo FC dengan kemenangan. Ia mengantarkan tim Pesut Etam memetik poin penuh saat melakoni laga lanjutan Grup C Piala Jenderal Sudirman melawan Persela Lamongan, Sabtu malam, 21 November 2015.

    Menggantikan Iwan Setiawan, yang memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala PBFC setelah kalah oleh tim amatir PS TNI, Kas Hartadi memilik tugas berat membawa target manajemen masuk final Piala Jenderal Sudirman. "Beban sekali," katanya seusai pertandingan.

    Tak ingin bernasib sama dengan Iwan, pelatih yang pernah membawa Sriwijaya FC menjuarai Indonesia Super League itu mengubah strategi permainan. "Tempo permainan yang saya terapkan tadi tempo sedang seperti di Sriwijaya FC dulu," ujarnya.

    Dengan perubahan taktik tersebut, PBFC akhirnya memetik kemenangan pertamanya dalam laga lanjutan Grup C Piala Jenderal Sudirman saat melawan Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

    Satu-satunya gol kemenangan Pusamania dicetak pemain pengganti Sutan Samma pada menit ke-60, dengan memanfaatkan umpan terobosan. Sutan, yang lolos dari jebakan offside, berhasil menyarangkan bola ke gawang Persela, yang dijaga Choirul Huda.

    Sepanjang babak pertama, Pusamania bermain tertekan. Gawang tim berjulukan Pesut Etam tersebut beberapa kali terancam. Tercatat dua kali tendangan pemain Persela, Emile Mbamba dan M. Dzikri Afdholi, pada menit ke-3 dan ke-35 membentur tiang gawang.

    Pusamania mulai berbalik menekan pada babak kedua. Pada menit ke-50, pemain asing Srdjan Lopicic mengawali ancaman gawang Persela. Tendangan pemain tengah itu masih melebar di kiri gawang Choirul Huda. Gol baru tercipta pada menit ke-60 lewat kaki Sutan Samma.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.