'Gol Hantu' Warnai Laga Barcelona Vs Betis, Ini Kata Enrique  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona Lionel Messi, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao pada pertandingan Piala Raja di Camp Nou, Barcelona, 12 Januari 2017. AP/Manu Fernandez

    Penyerang Barcelona Lionel Messi, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao pada pertandingan Piala Raja di Camp Nou, Barcelona, 12 Januari 2017. AP/Manu Fernandez

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada "gol hantu" saat Barcelona ditahan Real Betis 1-1 dalam laga lanjutan La Liga Spanyol, Ahad malam. Gol Barcelona yang tak disahkan wasit itu terjadi antara gol tuan rumah yang dicetak Alexander Alegria pada menit ke-75 dan gol penyeimbang Barcelona Luis Suarez pada menit ke-90.

    Beberapa menit setelah Betis mencegak gol, tembakan Aleix Vidal tak sengaja diarahkan German Pezzella ke gawangnya sendiri. Aissa Mandi menghalau bola itu, tapi dari tayangan ulang, bola terlihat sudah melewati garis.

    Luis Suarez dan pemain Barcelona lain saat itu memprotes, tapi wasit tak menggubrisnya.

    Seusai pertandingan, pelatih Barcelona, Luis Enrique, menegaskan gol itu menjadi bukti bahwa para wasit tak selalu sempurna. Ia pun berharap gol itu membuat otoritas sepak bola setempat bisa memberikan wasit "bantuan yang mereka butuhkan".

    Enrique menilai timnya tampil tak maksimal dalam laga itu. "Kami tidak menderita (dengan serangan mereka) selain dua serangan balik di babak pertama meskipun kami juga tidak menciptakan banyak bahaya bagi lawan," kata Enrique. "Kami tidak punya presisi. Pada babak kedua, mereka menekan kami dan kami tidak bisa memanfaatkan bola dengan benar."

    Enrique menilai, dalam beberapa kesempatan, Betis tampil lebih bagus. "Mereka memiliki setengah jam sangat baik, ketika mereka unggul dari kami," kata dia. "Permainan mereka tumbuh seiring permainan. Dalam sepak bola, Anda harus menunjukkan bahwa Anda lebih baik (dari lawan Anda)."

    Lalu, ia bicara soal gol hantu. "Gol hantu? Saya melihat gambarnya, tapi wasit butuh bantuan, entah itu melalui sarana teknologi dan apakah (keputusan) menguntungkan kami atau merugikan kami," kata Enrique.

    Barcelona kini menempati posisi kedua klasemen dengan nilai 42 dari 20 laga, tertinggal satu poin dari Real Madrid yang masih memiliki dua laga yang belum dimainkan. Posisi ini membuat Barcelona akan sulit mempertahankan gelar juara.

    Ditanya soal hal itu, Enrique memastikan timnya belum menyerah. "Selamat tinggal gelar liga? Ini adalah kompetisi konsistensi, jadi saya tidak berpikir begitu. Liga akan dimenangkan tim yang paling konsisten," kata dia. "Dalam laga ini pun, kami sudah meraih hasil positif."

    FOOTBALL ESPANA | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto