FIFA Beri Sanksi Indonesia, Gus Ipul : Lemas

Reporter

Senin, 1 Juni 2015 05:50 WIB

Syaefullah Yusuf. TEMPO/Wisnnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf mengaku terkejut dengan langkah federasi sepak bola dunia (FIFA) yang menjatuhkan sanksi untuk Indonesia. Sebagai penggemar sepak bola, ia bingung ketika dimintai pendapat soal keputusan FIFA tersebut.

"Lemes, no comment," kata Gus Ipul, sapaan Syaifullah kepada Tempo, Minggu, 31 Mei 2015.

Gus Ipul mengatakan bahwa dia tidak bisa membayangkan apa reaksi penggemar sepak bola di Indonesia jika tahu telah mendapatkan sanksi dari FIFA. Akibat sanksi itu, Indonesia tidak boleh menggelar kompetisi maupun mengikuti kompetisi internasional. Dia mengatakan bahwa masyarakat pencinta sepak bola di Indonesia akan kehilangan hiburan yang sangat menarik untuk ditonton.

"Kalau sepak bola tidak ada, terus mereka menonton apa?" kata Gus Ipul.

Sepak bola merupakan sebuah hiburan yang sangat dicintai oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, sepak bola merupakan olahraga yang sangat digemari oleh rakyat Indonesia.

"Kalau seperti ini yang susah juga para pemain, baik pemain asing maupun pemain lokal mereka mau dapat penghasilannya gimana," ujar dia.

Gus Ipul berharap bahwa dengan sanksi ini dapat membuat dunia sepak bola menjadi lebih baik lagi seperti yang diharapkan rakyat Indonesia. Selain itu, dapat menjadi kebangkitan sepak bola Indonesia.

"Kalau dengan ini dikatakan sepak bola Indonesia punya masa depan yang gelap saya rasa tidak. Ini harus dapat membuat bangkit, mudah-mudahan seperti itu," katanya.

Federasi sepak bola dunia (FIFA) akhirnya menjatuhkan sanksi untuk Indonesia. Keputusan tersebut berdasarkan hasil sidang Komite Eksekutif FIFA yang berlangsung Sabtu, 30 Mei 2015 di Zurich, Swiss.

“Memutuskan suspend untuk sepak bola Indonesia, sehingga tidak bisa mengikuti seluruh kegiatan sepak bola sampai waktu yang tidak ditentukan,” kata Presiden FIFA Sepp Blatter, dalam konferensi pers.

EDWIN FAJERIAL


Berita terkait

Sepp Blatter Mengaku Gagal Melindungi Sepak Bola dari Intervensi Politik dan Bisnis

21 Desember 2022

Sepp Blatter Mengaku Gagal Melindungi Sepak Bola dari Intervensi Politik dan Bisnis

Sepp Blatter mengatakan telah mencoba mengendalikan bisnis tetapi telah berulang kali gagal.

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Pemilihan Qatar sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022 dan Skandal Suap FIFA

12 November 2022

Kilas Balik Pemilihan Qatar sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022 dan Skandal Suap FIFA

The Guardian merilis laporan adanya dugaan suap kepada para pejabat FIFA untuk memilih Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Baca Selengkapnya

Sepp Blatter Sebut Qatar Sebagai Pilihan Buruk untuk Piala Dunia 2022

9 November 2022

Sepp Blatter Sebut Qatar Sebagai Pilihan Buruk untuk Piala Dunia 2022

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, mengatakan seharusnya yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya

Profil Gianni Infantino, Presiden FIFA yang Bertemu Presiden Jokowi

19 Oktober 2022

Profil Gianni Infantino, Presiden FIFA yang Bertemu Presiden Jokowi

Gianni Infantino bertemu Presiden Jokowi bicarakan persepakbolaan nasional setelah Tragedi Kanjuruhan. Ini profil Presiden FIFA.

Baca Selengkapnya

Korupsi di FIFA, Sepp Blatter dan Michel Platini Mulai Disidang

8 Juni 2022

Korupsi di FIFA, Sepp Blatter dan Michel Platini Mulai Disidang

Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter dan mantan Presiden UEFA Michel Platini dijadwalkan menghadiri persidangan di pengadilan Swiss, Rabu, 8 Juni 2022.

Baca Selengkapnya

FIFA Ajukan Gugatan Kriminal pada Mantan Presidennya, Sepp Blatter

22 Desember 2020

FIFA Ajukan Gugatan Kriminal pada Mantan Presidennya, Sepp Blatter

Badan sepak bola dunia atau FIFA mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan gugatan kriminal terhadap mantan presidennya, Sepp Blatter.

Baca Selengkapnya

FIFA Desak Swiss Lanjutkan Penyelidikan Kasus Hukum Sepp Blatter

3 Mei 2020

FIFA Desak Swiss Lanjutkan Penyelidikan Kasus Hukum Sepp Blatter

Badan Sepak Bola Dunia atau FIFA mendesak Kejaksaan Agung Swiss melanjutkan proses penyelidikannya terhadap kasus pelanggaran hukum Sepp Blatter.

Baca Selengkapnya

Soal Pembayaran Tak Wajar, FIFA Gugat Blatter dan Platini

17 Desember 2019

Soal Pembayaran Tak Wajar, FIFA Gugat Blatter dan Platini

FIFA mengajukan gugatan hukum di pengadilan Swiss kepada bekas presiden FIFA Joseph "Sepp" Blatter kepada bekas Presiden UEFA Michel Platini.

Baca Selengkapnya

Lennart Johansson, Pencetus Ide Liga Champions Meninggal Dunia

5 Juni 2019

Lennart Johansson, Pencetus Ide Liga Champions Meninggal Dunia

Lennart Johansson, mantan Presiden UEFA yang merupakan pencetus ide digelarnya Liga Champions meninggal dunia dalam usia 89 tahun di Stockholm, Rabu.

Baca Selengkapnya

FIFA Datangi PSSI Terkait dengan KLB, Ini Hasilnya

12 April 2019

FIFA Datangi PSSI Terkait dengan KLB, Ini Hasilnya

PSSI berkonsultasi dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) di Jakarta terkait kongres luar biasa (KLB).

Baca Selengkapnya