Sumbangan Gol Lukaku di MU Macet, Ternyata Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Manchester United, Paul Pogba saat menjebol gawang Newcastle dalam laga lanjutan Liga Inggris, di Old Trafford, Inggris, 18 November 2017. Gol kemenangan tim Setan Merah tercipta lewat tendangan Anthony Martial, Chris Smalling, Paul Pogba dan Romelu Lukaku. REUTERS

    Aksi pemain Manchester United, Paul Pogba saat menjebol gawang Newcastle dalam laga lanjutan Liga Inggris, di Old Trafford, Inggris, 18 November 2017. Gol kemenangan tim Setan Merah tercipta lewat tendangan Anthony Martial, Chris Smalling, Paul Pogba dan Romelu Lukaku. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Manchester United (MU), Romelu Lukaku kembali tak mencetak gol saat timnya menang 4-2 atas Watford dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Vicarage Road, Rabu dinihari WIB. Pelatih MU Jose Mourinho sedikit berkelakar soal alasan paceklik gol striker berusia 24 tahun itu.

    "Saya pikir dia membutuhkan kontrak besar dengan brand sepatu ternama. Dia saat ini tidak memiliki kesepakatan dengan brand mana pun. Itulah mengapa dia bermain dengan sepatu warna hitam," kata Mourinho.

    "Dia telah menyelesaikan kesepakatan. Sekarang dia sedang menunggu tawaran yang tepat. Saya pikir dia membutuhkan brand untuk memberinya sepatu yang tepat sehingga ia kembali dapat mencetak gol," katanya lagi.

    Performa Lukaku bersama Setan Merah memang tengah menjadi sorotan. Dalam 11 pertandingan terakhir  dia baru mencetak satu gol. Padahal, pada awal musim ini, penyerang asal Belgia itu telah mencetak 12 gol dalam 10 penampilannya.

    Namun, Mourinho sambil berjenaka tetap memuji penampilan striker yang diboyong seharga 75 juta pound sterling atau sekitar Rp 1.4 triliun dari Everton musim panas ini.

    "Dia telah bekerja dengan sangat baik. Tanpa dirinya, aku tak bahagia seperti sekarang ini," ujar Mourinho.

    Walau Lukaku tak menyarangkan gol, MU tampil dominan di laga itu. Dua gol Ashley Young, yang dilengkapi gol Anthony Martial, membuat mereka unggul 3-0 di babak pertama. Tapi, penalti Troy Deeney dan gol Abdoulaye Doucoure di babak kedua sempat membuat suporter MU ketar-ketir. Untung, Jesse Lingard kemudian mampu memastikan skor jadi 4-2.

    MIRROR | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.