Sabtu, 24 Februari 2018

Meski Unggul 5 Gol, Klopp Tak Yakin Posisi Liverpool Sudah Aman

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Febriyan

Kamis, 15 Februari 2018 17:49 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meski Unggul 5 Gol, Klopp Tak Yakin Posisi Liverpool Sudah Aman

    Penyerang Liverpool, Sadio Mane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Porto dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Estadio do Dragao, Porto, 15 Februari 2018. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Liverpool Jurgen Klopp tak mau menganggap timnya sudah pasti mengantongi tiket babak delapan besar Liga Champions meskipun berhasil menang 5-0 atas FC Porto dalam laga pertama babak 16 besar pada Kamis dinihari tadi. Klopp mengatakan Liverpool masih memiliki satu laga lagi untuk diamankan saat menjamu FC Porto di Stadion Anfield.

    "Tidak, tentu tidak. Kenapa saya berpikir seperti itu?" katanya saat ditanyai apakah Liverpool telah memastikan diri ke babak delapan besar. "Kami datang ke sini untuk menciptakan fondasi bagi laga kedua di Anfield, tak lebih, tak kurang."

    "Sudah saya katakan berkali-kali bahwa saya terlalu lama di bisnis ini untuk berpikiran bahwa semuanya sudah selesai sebelum peluit akhir berbunyi," ujarnya.

    Klopp juga menyatakan Liverpool akan bermain sama di Stadion Anfield. Dia menolak anggapan bahwa Liverpool akan bermain aman dengan hanya mencari hasil seri dalam laga kedua.

    "Kami berhutang performa 100 persen kepada suporter di Anfield. Itu yang ingin kami persembahkan, itu saja," ucapnya.

    Liverpool akan menjamu FC Porto dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions pada 7 Maret mendatang. Klopp memang harus berhati-hati karena FC Porto memiliki rekor baik kala bermain di negeri Ratu Elizabeth. FC Porto selalu menang dalam 18 lawatan terakhirnya.

    LIVERPOOL ECHO


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.