Liga Champions: Red Star Vs Liverpool 2-0, Ada 5 Catatan Penting

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. REUTERS/Peter Powell

    Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. REUTERS/Peter Powell

    TEMPO.CO, JakartaLiverpool kalah 0-2 dalam lanjutan Liga Champions saat berlaga di markas Red Star Belgrade (Crvena Zvezda), Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Serbia, Rabu dinihari WIB, 7 November 2018. Penyerang Milan Pavkov memborong dua gol kemenangan Red Star dalam laga itu.

    Baca: Hasil Liga Champions: Barcelona Lolos, PSG Seri, Liverpool keok

    Berikut sejumlah catatan dari laga ini:

    • Pelatih Jurgen Klopp melakukan perjudian di laga ini. Ia menurunkan Daniel Sturridge di lini depan, menepikan Roberto Firmino. Di lini tengah ia juga menempatkan Adam Lallana, sedangkan Naby Keita dan Fabinho didudukkan di bangku cadangan. Perjudian itu tak berbuah manis. Sturridge antara lain membuang percuma peluang emas yang diperoleh di hadapan gawang pada menit ke-17.

    • Liverpool sebenarnya lebih menguasai bola, mencapai 63 persen. Mereka juga cukup agresif dalam menyerang: melakukan 15 tembakan, dengan 3 di antaranya terarah. Tapi, klub Serbia yang jadi lawannya tampil lebih efektif. Mereka melakukan tiga tembakan terarah dan dua di antaranya menjadi gol.

    • Persaingan Persaingan di grup C kini menjadi lebih ketat karena pada laga lain di grup sama, PSG tertahan 1-1 di kandang Napoli. Dengan dua laga tersisa, Napoli dan Liverpool sama-sama mengemas nilia 6. Sedangkan PSG memiliki poin 5 dan Creven Zvezda 4.

    • Bagaimana peluang Liverpool untuk lolos? Gelandang Liverpool, James Milner, meyakini timnya akan melaju dengan memenangi dua laga sisa melawan Paris Saint-Germain dan Napoli. Namun, ia mengakui banyak hal harus diperbaiki. "Kami memiliki masalah di seluruh area lapangan, Kami tidak memulai (dengan baik), jika itu terjadi anda akan dihukum," kata dia.

    • Apa penyebab utama kekalahan Liverpool? Pelatih Jurgen Klopp punya analisa tersendiri. "Mereka memperoleh terlalu banyak bola mati dan mencetak gol dari salah satunya. Ketika mencetak gol kedua, mereka akhirnya berada di jalur cepat," ujar dia. "Kami sangat dominan di babak kedua tapi tidak bisa mencetak gol yang kami butuhkan."
    Ia pun sangat kecewa. "Saya manusia biasa. Jika saya berceramah hanya 10 menit setelah pertandingan tadi itu sungguh konyol," kata Klopp. "Kami kalah dan semua orang di tim ini merasakannya. Kami harus melakukan yang lebih baik, tapi malam ini semua sudah terlambat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.