Babak Pertama Timnas U-22 Indonesia Vs Thailand 0-1

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola tim nasional U-23 Indonesia, Muhamad Dimas (9) berupaya mempertahankan bola yang coba direbut pesepak bola tim nasional Thailand U-23 Imura Wisarut (11), pada pertandingan perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat, 22 Maret 2019. Keempat gol Thailand dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Shinnaphat Leeaoh (21'), Supachai Chaided (penalti 51', 71') dan Suapachok Sarachat (75'). ANTARA/R. Rekotomo

    Pesepak bola tim nasional U-23 Indonesia, Muhamad Dimas (9) berupaya mempertahankan bola yang coba direbut pesepak bola tim nasional Thailand U-23 Imura Wisarut (11), pada pertandingan perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat, 22 Maret 2019. Keempat gol Thailand dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Shinnaphat Leeaoh (21'), Supachai Chaided (penalti 51', 71') dan Suapachok Sarachat (75'). ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, JakartaTimnas U-22 Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand pada laga pertama kualifikasi Grup K Piala AFC U-23. Bermain di Stadion My Dinh, Vietnam, skuad asuhan Indra Sjafri tampak kesulitan mengimbangi permainan Thailand.

    Pelatih Timnas U-22 Indonesia melakukan sedikit eksperimen dalam laga ini. Dia memainkan Egy Maulana Vikri lebih sebagai gelandang serang sementara sisi sayap diisi oleh Saddil Ramdani dan Osvaldo Haay. Sebagai tandem Egy, Indra menunjuk  Gian Zola sementara Witan Sulaeman berada di bangku cadangan.

    Timnas U-22 Indonesia sebenarnya mampu tampil baik pada 15 menit pertama. Egy Maulana Vikri cs bahkan membuka peluang terlebih dahulu lewat Osvaldo Haay.

    Menerima umpan lambung Sadil Ramdani dari sisi kiri pertahanan Thailand, Osvaldo sebenarnya berpeluang melepaskan tembakan voli ke gawang Thailand. Namun sayangnya kontrol dada yang dilakukan pemain Persebaya Surabaya tersebut tak sempurna. Bola yang memantul langsung dapat diamankan oleh penjaga gawang Thailand.

    Petaka datang pada menit ke-21. Memanfaatkan tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Indonesia, Kapten Thailand Shinnaphat Leeaoh menyundul bola ke pojok kanan atas gawang. Awan Setho yang sudah terbang tak dapat berbuat apa-apa karena bola jauh dari jangkauannya.

    Pada akhir babak pertama, Osvaldo Haay kembali mendapatkan peluang. Menerima umpan terobosan dari Marinus Manewar, Osvaldo gagal mengontrol bola dengan sempurna. Alhasil upayanya mengirim bola ke Egy yang berdiri bebas di depan gawang dapat digagalkan lini belakang Thailand.

    Sepanjang babak pertama Thailand tampak lebih mengendalikan permainan. Tak hadirnya Witan Sulaeman di lapangan tengah Timnas U-22 membuat Luthfi Kamal tampak bekerja sendirian dalam membangun serangan. Gian Zola dan Egy yang di plot sebagai gelandang serang tak dapat menjadi kreator serangan Timnas U-22.

    Bagi Thailand, laga ini sebenarnya tak berarti. Pasalnya mereka sudah dipastikan lolos ke putaran final tahun depan karena mereka bertindak sebagai tuan rumah Piala AFC U-23. Sementara bagi Timnas U-22 Indonesia harus meraih gelar juara grup K jika ingin otomatis lolos ke putaran final. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.