Liga Belanda: Perpisahan Van Bronckhorst dengan Feyenoord

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Giovanni van Bronckhorst. TEMPO/Amston Probel

    Giovanni van Bronckhorst. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Giovanni van Bronckhorst, kapten tim nasional Belanda pada babak final Piala Dunia 2010, tampak terharu setelah menerima sambutan meriah dari suporter Feyenoord. Hal itu dilakukan setelah tim asuhan Van Bronckhorst ini menang 4-1 di kandang Fortuna Sittard pada pekan ke-34 Eredivisie Belanda dinihari tadi, Kamis 16 Mei 2019.

    Kemenangan 4-1 Feyenoord di kandang Fortuna Sittard itu terjadi pada pertandingan terakhir divisi tertinggi Liga Belanda musim 2018-2019. Dan, dinihari tadi, adalah juga saat terakhir Van Bronckhorst setelah melatih Feyenoord Rotterdam selama empat tahun dan finis di peringkat ketiga musim ini, sehingga lolos ke Liga Champions musim depan.

    Suporter Feyenoord memberikan apresiasinya kepada pelatih berusia 44 tahun yang juga mantan bintang Belanda berdarah Maluku ini dengan menyanyikan namanya selama 90 menit pertandingan di Foturna Sittard Stadium dinihari tadi.

    Berbicara kepada stasiun televisi  Feyenoord TV, Van Bronckhorst said, “Mendengar namamu dinyanyikan sepanjang pertandingan akan selalu spesial, baik sebagai pemain atau pelatih.”

    “Sudah usai buat saya sekarang di sini, tapi itu tidak berarti perasaanku kepada mereka hilang. Kerinduan itu akan datang pada masa-masa mendatang,” kata Giovanni van Bronchorst. Ia sudah memutuskan akan meninggalkan Feyenoord pada 24 Januari 2019, setelah membawa klub ini menjuarai Eredivisie Liga Belanda untuk pertama kali dalam 17 tahun pada 2016-17

    FOOTBALL ORANJE | FOX SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.