Timnas Spanyol Menang, Wasit Minta Maaf ke Sergio Ramos

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sergio Ramos melakukan selebrasi usai mencetak gol di laga Rumania melawan Spanyol pada Kualifikasi Euro 2020. (Sumber: Reuters)

    Sergio Ramos melakukan selebrasi usai mencetak gol di laga Rumania melawan Spanyol pada Kualifikasi Euro 2020. (Sumber: Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Spanyol membawa pulang poin penuh saat bertandang ke markas Rumania di pertandingan Kualifikasi Euro 2020. Sergio Ramos dan kawan-kawan menang 2-1 saat bermain di Arena Nationala, Bukares, Jumat, 6 September 2019 waktu setempat.

    Gol pembuka Spanyol datang melalui penalti yang dilakukan Ramos pada menit ke-29. Lalu gol kedua diciptakan Paco Alcacer pada menit ke-47. Gol balasan tuan rumah terjadi di menit ke-59 melalui aksi Florin Andone.

    Ada kejadian yang kurang menyenangkan bagi Spanyol di laga tersebut. Sergio Ramos mendapat kartu kuning dari wasit karena dinilai melakukan selebrasi yang memprovokasi penonton. Kartu kuning diterima setelah kapten Spanyol itu berhasil mengeksekusi penalti.

    Ramos tak terima. Kepada wasit ia menjelaskan kalau selebrasinya ditujukan untuk keponakannya yang menggunakan kaca mata. "Kartu kuning itu datang dari kebingungan. Gol itu untuk keponakan saya yang sama-sama menggunakan kaca mata dengan saya," ucap pemain Real Madrid itu.

    Setelah mendapat penjelasan dari Ramos, wasit Deniz Aytekin asal Jerman yang memimpin pertandingan disebut-sebut meminta maaf kepada Ramos.

    Sebelum laga dimulai, penonton tuan rumah melakukan aksi yang kurang sopan. Saat kedua tim tengah mengheningkan cipta atas meninggalnya putri Luis Enrique, Xana, para penonton malah melontarkan ejekan.

    Seperti diberitakan, Xana yang berusia sembilan tahun meninggal karena berjuang melawan kanker. Luis Enrique sebelumnya melatih Timnas Spanyol namun memutuskan mengundurkan diri. 

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.