Selasa, Malaysia vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Indonesia Andik Vermansah (tengah)  bersama rekan setimnya mengikuti sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 September 2019. ANTARA

    Pemain timnas Indonesia Andik Vermansah (tengah) bersama rekan setimnya mengikuti sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Nasional Indonesia atau Timnas Indonesia akan menjalani laga tandang melawan tuan rumah Malaysia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia grup G. Laga Malaysia vs Timnas Indonesia akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa, 19 November 2019, dimulai pukul 19.00 WIB.

    Dalam laga ini Timnas Indonesia tidak akan didampingi pelatih Simon McMenemy. Posisi Simon akan digantikan asisten pelatih, Yeyen Tumena dibantu dua asisten pelatih, Joko Susilo dan Alan Haviludin.

    Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri mengatakan Yeyen akan memegang kendali tim untuk persiapan hingga pertandingan melawan Malaysia. Namanya pun sudah didaftarkan PSSI ke AFC. "Jadi Yeyen Tumena akan ikut pada sesi pre match dan post match press conference pertandingan," kata Cucu dikutip dari situs resmi PSSI.

    Sebenarnya Simon McMenemy masih bertugas mendampingi Timnas Indonesia pada laga kelima di grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini.

    Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, sebelumnya menyampaikan bahwa Simon akan tetap mendampingi Timnas Indonesia saat menghadapi Malaysia, meski kontrak pelatih asal Skotlandia itu diputus berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Saat itu, Iwan Bule menjelaskan, Simon tetap mendampingi Timnas karena alasan waktu yang mepet.

    "Semoga laga melawan Malaysia, kita mendapatkan hasil yang positif," kata Iwan Bule di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu pekan lalu, 6 November 2019.

    Kepala Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo, mengatakan tiket untuk Simon juga sudah disiapkan. "Namun, ketika tim akan berangkat ke Kuala Lumpur, tiba-tiba Simon tidak datang. Tiketnya yang sudah kami siapkan hangus," kata Gatot kepada Antara, Rabu, 13 November 2019.

    Gatot memperkirakan bahwa situasi Simon tersebut imbas dari keputusan PSSI yang akan memutus kontraknya setelah melawan Malaysia.

    Meski demikian, kata dia, PSSI berharap Simon bisa menuntaskan pekerjaannya di timnas Indonesia dengan berada di sisi anak-anak asuhnya sampai laga kontra Malaysia usai. “Kami berharap dia tetap mendampingi tim,” tutur Gatot.

    Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengatakan, Simon, sudah datang di Malaysia sejak Rabu malam. Menurut Sumardji, Simon tetap datang ke Malaysia hanya memberi support langsung Timnas Indonesia dan membantu supervisi.

    Saat ini Indonesia berada di posisi juru kunci Grup G, tanpa satu pun kemenangan. Puncak klasemen grup ditempati oleh Vietnam dengan 10 poin, disusul Thailand dengan 7 poin, lalu Uni Emirat Arab 6 poin, berikutnya Malaysia 6 poin.

    Pada laga pertama, saat menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 5 September 2019, Indonesia kalah 2-3.

    PSSI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.