Shin Tae-yong Ungkap Alasannya Pilih Tangani Timnas Indonesia

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shin Tae-yong. REUTERS

    Shin Tae-yong. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong saat ini sudah berada di Jakarta. Pelatih berusia 49 tahun ini tiba di Jakarta pada Kamis sore, 26 Desember 2019, dan akan menandatangani kontrak sebagai manajer sekaligus pelatih Timnas Indonesia dengan PSSI pada Sabtu besok.

    Sebelumnya, sejumlah media Korea Selatan menyebut bahwa Tae-yong dikabarkan akan diikat kontra oleh PSSI selama tiga tahun.

    Mantan pelatih Timnas Korea Selatan ini akan bertanggung jawab mempersiapkan Timnas Indonesia senior, Timnas U-20 dan Timnas U-23, terutama untuk menghadapi FIFA World Cup 2021 dan Olimpiade Tokyo 2020.

    Namun, yang menjadi prioritas Tae-yong, adalah skuad untuk Piala Dunia U-20. Sebab, Indonesia bakal menjadi tuan rumah untuk ajang kejuaraan itu pada 2021.

    “PSSI ingin saya untuk fokus kepada tim Piala Dunia U-20 karena mereka akan menjadi tuan rumah kejuraan tersebut,” ujar Tae-yong dikutip dari The Korean Times.

    Menurut Tae-yong, sebelumnya PSSI menawarkan kontrak berdurasi tiga tahun plus tambahan dua tahun. Namun ia meminta PSSI untuk memikirkan tawaran mereka.

    “Saya bilang bahwa kami harus bekerja keras selama tiga tahun, lalu setelah itu kami akan lihat apa yang terjadi selanjutnya,” katanya. Untuk bisa menjalankan tugasnya, ia membawa empat asisten pelatih.

    Tae-yong sebetulnya menerima tawaran untuk melatih sejumlah klub sepak bola di Jepang dan Cina. Namun, ia lebih memilih menerima pekerjaan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Alasannya, ia ingin meningkatkan kualitas para pemain Indonesia.

    “Bekerja sebagai pelatih klub sepak bola di Cina atau Jepang akan menjadi pilihan yang bagus daripada di Indonesia jika saya berpikiran untuk kepentingan saya pribadi,” katanya.

    “Namun saya lebih memilih bekerja untuk Timnas Indonesia karena saya berpengalaman sebagai peltih timnas juga, jadi saya punya keahlian di situ," katanya.

    Ia menambahkan, "Saya pikir itu juga akan lebih berharga jika saya bisa membagikan pengalaman saya kepada Timnas Indonesia meskipun performa mereka sebenarnya jauh jika dibandingkan dengan pemain Korea.”

    Sebelumnya, Shin Tae-yong menjadi kandidat bersama dengan pelatih asal Spanyol, Luis Milla. Pada pertengahan November lalu, Shin telah memaparkan program-programnya sebagai pelatih tim nasional. Seperti halnya Milla, pemaparan itu dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.