Liga 1: Dapatkan Nakamura, Persela Masih Butuh 4 Pemain Lagi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persela Lamongan. (liga-indonesia.id)

    Persela Lamongan. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, mengatakan timnya masih membutuhkan tambahan empat pemain untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2020, setelah sebelumnya resmi mengontrak pemain asal Jepang berusia 25 tahun, Shunsuke Nakamura.

    "Untuk empat pemain lagi bukan hanya pemain asing, tapi juga pemain lokal. Dua gelandang bertahan dan dua gelandang serang," kata mantan arsitek timnas senior itu di Lamongan, Selasa.

    Sebelumnya, klub kebanggaan warga Kabupaten Lamongan itu melalui akun resmi instragramnya @perselafc menyebut telah resmi mengontrak Shunsuke Nakamura yang sebelumnya membela klub Liga Latvia Valmiera Glass FK.

    Nakamura (bukan mantan pemain Timnas Jepang) direkrut setelah mendapatkan rekomendasi Kei Hirose, yakni pemain asing Jepang sebelumnya yang juga membela Persela.

    Klub berjuluk Laskar Joko Tingkir itu juga telah mengontrak pemain asing asal Brasil, Rafael Gomes alias Rafinha yang berposisi sebagai gelandang.

    Sementara itu, dalam sesi latihan kedua usai libur kompetisi yang berlangsung di Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Persela kedatangan tiga pemain baru, dua pemain lokal, Ryan Wiradinata dan Kevin Scheunemann, serta satu pemain asing asal Makedonia, Jasmin Mecinovic.

    Nil mengatakan dari tiga pemain yang hadir hanya Ryan yang dipastikan masuk dalam skuat musim ini. "Ryan sudah tanda tangan kontrak," kata Nil Maizar.

    Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya pernah dilatih Nil Maizar waktu membela PS Tira musim 2018, dan berposisi gelandang bertahan.  "Dia pernah sama saya di PS Tira musim 2018. Jadi saya sudah hafal gaya bermainnya," tambah pelatih 50 tahun itu.

    Dua pemain lainnya, Nil mengaku masih sebagai pemain uji coba dan akan dilihat kemampuannya dalam beberapa pekan ke depan. "Saya akan lihat perkembangan pemain trial dalam dua hari ke depan. Kalau bagus, pasti akan kami rekomendasikan kontrak ke manajemen," kata dia.
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.