Gaji Seluruh Pemain Liga Inggris Dipotong hingga 30 Persen

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool, Mohamed Salah melakukan sujud syukur setelah menjebol gawang AFC Bournemouth dalam laga Liga Inggris di Stadion Anfield, 7 Maret 2020. Kemenangan ini menjadi momentum kebankitan bagi Liverpool setelah pekan lalu di Liga Inggris, secara mengejutkan kalah dari Watford 3-0. REUTERS

    Pemain Liverpool, Mohamed Salah melakukan sujud syukur setelah menjebol gawang AFC Bournemouth dalam laga Liga Inggris di Stadion Anfield, 7 Maret 2020. Kemenangan ini menjadi momentum kebankitan bagi Liverpool setelah pekan lalu di Liga Inggris, secara mengejutkan kalah dari Watford 3-0. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaLiga Inggris (Premier League) berencana untuk memotong gaji para pemain dan pelatih hingga 30 persen dari total penerimaan tahunan. Hal itu dilakukan untuk menjamin pendapatan bagi para pekerja klub yang terdampak pandemi virus corona.

    "Klub-klub Liga Premier sepakat sepenuhnya untuk berbicara ke pemain mereka terkait kombinasi pengurangan kondisional dan pengalihan pendapatan tahunan mereka hingga 30 persen," demikian pernyataan laman resmi Liga Premier, Jumat.

    Rencana itu belum difinalisasi dan masih bisa berubah sesuai dengan perkembangan situasi.

    Pihak Liga Premier akan berkonsultasi dengan serikat pemain PFA dan serikat manajer LMA dalam pertemuan bersama yang melibatkan pihak-pihak tersebut dengan perwakilan klub.

    Klub-klub Liga Premier saat ini tengah didesak oleh pemerintah Inggris untuk mengurangi gaji para pemain mereka lantaran pandemi virus corona menimbulkan kesulitan ekonomi.

    Parlemen Inggris bahkan mengusulkan agar tarif pajak mereka dinaikkan apabila tidak mau mengurangi gaji pemain.

    Pemain Norwich City sebelumnya menyatakan bersedia dengan pemotongan gaji supaya jajaran pekerja klub itu bisa tetap mendapat pendapatan penuh.

    Namun, sejumlah klub seperti Tottenham Hotspur dan Newcastle United malah mengurangi gaji pekerjanya bahkan merumahkan mereka ketimbang memotong sebagian dari bayaran pemain yang jumlah berkali-kali lipat.

    Liga Premier saat ini tengah ditangguhkan dengan perpanjangan tenggat hingga waktu yang tak ditentukan, menyusul tidak memungkinkannya menjalankan rencana awal melanjutkan musim 2019/20 pada Mei.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.