Gelar La Liga, Barcelona Harus Menang Lawan Osasuna Lalu Berdoa

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Lionel Messi saat menjalani laga lanjutan Liga Spanyol melawan Mallorca di Stadion Iberostar, Palma, Spanyol, 13 Juni 2020. Messi tampil dengan wajah polos tanpa kumis dan brewok. REUTERS/Albert Gea

    Pemain Barcelona, Lionel Messi saat menjalani laga lanjutan Liga Spanyol melawan Mallorca di Stadion Iberostar, Palma, Spanyol, 13 Juni 2020. Messi tampil dengan wajah polos tanpa kumis dan brewok. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona membawa misi harus menang ketika melawan Osasuna di Camp Nou, Jumat dini hari, untuk menjaga asa untuk mempertahankan gelar La Liga. Namun, menang saja tidak cukup. Mereka harus berdoa agar Real Madrid juga gagal mendapatkan kemenangan atau hasil imbang ketika menjamu Villareal di Stadion Alfredo Di Stefano, pada waktu yang bersamaan.

    Langkah Barcelona semakin berat ketika di ruang ganti muncul pesimisme untuk menjuarai La Liga. Dikutip dari Marca, Kamis 16 Juli 2020, mereka melihat kegagalan tim secara menyeluruh termasuk gaya bermain. Pelatih Quique Setien telah mengubah sistemnya dalam beberapa pertandingan terakhir seperti menggunakan formasi 4-3-3 atau taktik 4-4-2. Sayangnya, tim belum beradaptasi dengan baik.

    Ada saat-saat ketika tim mengeluarkan tanda-tanda yang menjanjikan, tetapi juga pada suatu saat momentum itu benar-benar menghilang. Tidak ada yang bisa menyatakan penyebab hal itu terjadi, baik alasan taktis maupun alasan kelelahan. Namun yang pasti, Lionel Messi dan kawan-kawan sudah mengalihkan perhatian untuk bermain di Liga Champions, Agustus mendatang.

    Adapun Setien memuji bentuk permainan Real Madrid dalam membalikkan keadaan dan berburu gelar juara musim ini alih-alih menanggung kegagalan Barcelona di pundaknya sendiri. Apa pun sudut pandangnya, jelas bahwa fokus perlahan-lahan Barcelona beralih ke Liga Champions daripada sisa laga di liga domestik. "Saya akan memberi kredit lebih banyak kepada Real Madrid yang telah memenangkan setiap pertandingan sejak La Liga dimulai kembali," kata Setien.

    Di sisi lain, Antoine Griezmann akan absen dalam dua pertandingan liga terakhir musim ini karena cedera. Kasus ini mungkin memaksa Setien untuk kembali ke sistem 4-4-2. Bos Barcelona akan meminta Frenkie de Jong dan Arthur Melo kembali untuk tampil pada laga melawan Osasuna. Setien pun menghadapi masalah baru terhadap dilema lini tengah Barcelona.

    Perkiraan susunan pemain Barcelona melawan Osasuna.
    Ter Stegen; Gerard Pique, Clement Lenglet, Nelson Semedo, Jordi Alba; Sergio Busquets, Riqui Puig, Arturo Vidal, Sergi Roberto; Luis Suarez, Lionel Messi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.