Liga 1 2020: Persebaya Tidak Terganggu dengan Pergantian Jadwal dan Lawan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aji Santoso. Instagram/@Officialpersebaya

    Aji Santoso. Instagram/@Officialpersebaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar mendadak diperoleh tim Persebaya pada 26 September 2020. Laga PSS Sleman lawan Persebaya yang sedianya digelar tanggal 1 Oktober resmi diundur. Sebagai gantinya Persebaya akan dijamu Barito Putera pada 4 Oktober 2020.

    Meski pergantian jadwal ini cukup mepet namun tim Bajul Ijo tidak mempermasalahkan. Pelatih Persebaya Aji Santoso menerima hasil keputusan PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga tersebut. "Tentunya penundaan itu sudah menjadi pertimbangan LIB dan kami menerima. Meskipun memang kami sudah mempersiapkan tim untuk tanggal satu," ungkap Aji.

    "Sebagai pelatih saya tidak pernah mengeluh soal jadwal, dengan situasi apapun kami tidak masalah," ia menambahkan.

    Meski begitu Aji tetap harus menyesuaikan jadwal latihan Makan Konate dan kawan-kawan. Sebelumnya program latihan ditujukan untuk membantu pemain mencapai puncak penampilan pada tanggal 1 Oktober 2020. Dengan berubahnya jadwal maka akan terjadi beberapa penyesuaian.

    "Bukan terganggu sebenarnya, hanya saya harus menyesuaikan jadwal latihan. Karena kemarin saya sudah berikan schedule untuk dua pekan sampai pertandingan lawan Sleman," kata kapten Persebaya musim 1997/1998 tersebut.

    "Tentunya kalau hanya mengubah jadwal ya tidak sulit. Karena sudah menjadi kebiasaan pelatih untuk memprogram latihan," Aji menambahkan.

    Meski jadwal berubah namun kota yang dituju Persebaya tidak berubah. Mengingat Barito Putera memilih Stadion Maguwoharjo Sleman sebagai homebase dalam lanjutan extraordinary competition Shopee Liga 1 2020.

    Baca Juga: Ramai Desakan Batalkan Liga 1, Ini Jawaban PT LIB

    PERSEBAYA.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.