Real Madrid Buka Komunikasi dengan Mauricio Pochettini Untuk Gantikan Zidane

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberi instruksi pada Mariano, Isco dan Vinicius Junior saat bertanding melawan Shakhtar Donetsk dalam penyisihan grup B Liga Champions di NSC Olimpiyskiy, Kyiv, Ukraina, 1 Desember 2020. REUTERS/Gleb Garanich

    Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberi instruksi pada Mariano, Isco dan Vinicius Junior saat bertanding melawan Shakhtar Donetsk dalam penyisihan grup B Liga Champions di NSC Olimpiyskiy, Kyiv, Ukraina, 1 Desember 2020. REUTERS/Gleb Garanich

    TEMPO.CO, Jakarta - Real Madrid dikabarkan telah membuka komunikasi dengan Mauricio Pochettino. Mereka mulai menjajaki kemungkinan Pochettino untuk menggantikan posisi Zinedine Zidane.

    Media Spanyol Sport menyebutkan bahwa Real Madrid ingin memastikan terlebih dahulu apakah Pochettino bersedia menangani Sergio Ramos cs. Pochettino saat ini tak terikat dengan klub mana pun setelah dipecat oleh Tottenham Hotspur pada musim lalu.

    Meski belum ada kepastian apakah Mauricio Pochettino mau menangani Real Madrid, Sport meyakini si pelatih tak keberatan untuk menggantikan posisi Zidane.

    Pasalnya pria asal Argentina itu disebut pernah menunjukkan ketertarikan untuk menangani Real Madrid saat Presiden Florentino Perez ingin menggantikan Rafael Benitez pada 2017 lalu. Sayangnya saat itu langkah Pochettino ke Santiago Bernabeu terhalang oleh pemilik Tottenham Hotspur, Daniel Levy, yang tak mau melepasnya.

    Real Madrid pun akhirnya menunjuk Zinedine Zidane yang saat itu menjabat sebagai tim Castilla. Akan tetapi kekaguman Florentino Perez terhadap Pochettino disebut tak padam.

    Posisi Zinedine Zidane dikabarkan terancam setelah Real Madrid kembali mengalami kekalahan atas Shakhtar Donetsk di Liga Champions pada Rabu kemarin. Hasil itu membuat mereka terancam gagal lolos ke babak 16 besar karena hanya menduduki posisi ketiga klasemen Grup B.

    Langkah Real Madrid pun berat karena pada laga terakhir pekan depan masih harus menghadapi pemuncak klasemen Borussia Moenchengladbach. Pada pertemuan pertama mereka hanya bermain imbang di markas Moenchengladbach.

    Jika kembali menelan hasil imbang, nasib Real Madrid akan berada di tangan Inter Milan. Mereka harus memastikan Inter Milan mengalahkan Shakhtar Donetsk sehingga dapat merebut posisi kedua klasemen Grup B.

    Kekalahan dari Shakhtar Donetsk itu juga menambah panjang rentetan hasil buruk Real Madrid. Dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, Real Madrid praktis hanya meraih satu kemenangan dan menelan tiga kekalahan.

    Meskipun demikian, Real Madrid disebut masih akan memberikan kesempatan bagi Zinedine Zidane untuk memperbaiki keadaan jika mampu menunjukkan hasil positif pada beberapa laga ke depan.

    Akan tetapi hal itu bukan sesuatu yang mudah. Pasalnya Real Madrid akan menyambangi markas Sevilla pada akhir pekan ini sebelum menjamu Borussia Moenchengladbach pada Kamis pekan depan. Setelah itu, mereka akan menghadapi derbi Madrid kontra Atletico Madrid.

    Kabar buruk bagi Zinedine Zidane adalah karena tak ada tanda-tanda positif dari badai cedera yang dialami sejumlah pemain andalannya. Sergio Ramos, Eden Hazard, Dani Carvajal dan Fede Valverde kemungkinan masih akan absen pada ketiga laga tersebut.

    SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.