Kontraknya di Barcelona Bocor, Lionel Messi Akan Ajukan Gugatan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Lionel Messi terbaring di lapangan usai gagal menjebol gawang Real Valladolid dalam La Liga Santander di Estadio Jose Zorrilla, Valladolid, Spanyol, 22 Desember 2020. REUTERS/Juan Medina

    Pemain Barcelona, Lionel Messi terbaring di lapangan usai gagal menjebol gawang Real Valladolid dalam La Liga Santander di Estadio Jose Zorrilla, Valladolid, Spanyol, 22 Desember 2020. REUTERS/Juan Medina

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Lionel Messi tak senang dengan kebocoran kontraknya yang dilaporkan oleh media Spanyol EL Mundo. Pengacara Messi disebut akan mengajukan gugatan kepada sejumlah individu yang mengetahui detail kontrak tersebut.

    Media Spanyol Marca menyebutkan bahwa kontrak yang ditandatangani Messi dengan Barcelona pada 2017 itu memiliki klausa kerahasiaan. Menurut mereka, setidaknya hanya tiga orang dari pihak Barcelona yang mengetahui detail kontrak itu.

    Ketiga orang itu adalah mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu, CEO Barcelona Oscar Grau serta Pelaksana tugas Presiden Barcelona saat ini, Carles Tusquets.

    Pihak Barcelona dalam pernyataan resminya membantah telah membocorkan kontrak tersebut. Mereka bahkan berencana menuntut El Mundo karena mempublikasikan dokumen rahasia itu.

    "Mengingat informasi yang dipublikasikan hari ini di surat kabar El Mundo, terkait dengan kontrak profesional yang ditandatangani antara Barcelona dan pemain Lionel Messi, pihak klub menyesalkan publikasi tersebut mengingat itu adalah dokumen pribadi yang diatur oleh prinsip kerahasiaan antara para pihak," bunyi pernyataan itu.

    "Barcelona dengan tegas menyangkal tanggung jawab apa pun atas publikasi dokumen ini dan akan mengambil tindakan hukum yang sesuai terhadap surat kabar El Mundo atas segala kerusakan yang mungkin ditimbulkan akibat publikasi ini."

    "Barcelona menyatakan dukungan kepada Lionel Messi, terutama dalam menghadapi segala upaya untuk mendiskreditkan citranya dan merusak hubungannya dengan entitas tempat dia bekerja untuk menjadi pemain terbaik di dunia dan dalam sejarah sepak bola."

    Baca: Barcelona vs Athletic Bilbao 2-1, LIonel Messi Torehkan Gol Ke-650

    Pada Sabtu kemarin El Mundo menyatakan memiliki salinan kontrak Lionel Messi dengan Barcelona. Dalam dokumen setebal 30 halaman itu, Messi disebut mendapatkan nilai kontrak terbesar dalam sejarah olahraga.

    Dia disebut bisa mendapatkan bayaran hingga lebih dari 555 juta euro atau sekitar Rp 9,455 triliun saat kontraknya habis pada 30 Juni mendatang.

    Sejak 2017, Messi disebut telah mendapatkan bayaran sebesar 138 juta euro (Rp 2,349 triliun) per musim. Selain itu dia juga disebut telah menerima bonus penandatanganan kontrak baru sebesar 115,225 juta euro (Rp 1,96 triliun) dan bonus loyalitas sebesar 77,929 juta euro (Rp 1,3 triliun).

    Dengan kontraknya yang tersisa lima bulan lagi, Lionel Messi disebut telah menerima total 511 juta euro atau sekitar Rp 8,7 triliun.

    Nilai kontrak sebesar itulah yang dituding membuat Barcelona terancam bangkrut. Mereka saat ini disebut terlilit utang hingga 1,173 miliar euro atau sekitar Rp 19,98 triliun. Media Spanyol Marca menyebutkan utang itu terdiri atas 730 juta euro atau Rp 12,5 triliun yang merupakan utang jangka pendek yang harus mereka lunasi dalam jangka waktu enam bulan ke depan.

    Dengan utang sebesar itu, Barcelona diprediksi akan kesulitan untuk memberikan tawaran kontrak baru kepada Messi. Dalam sebuah wawancara bulan lalu, dia bahkan sempat menyatakan keinginannya bermain di Liga Amerika Serikat.

    Jika hal itu terjadi, Liga Spanyol tampaknya akan kembali kehilangan mega bintangnya setelah Cristiano Ronaldo hengkang dari Real Madrid pada 2018.

    MARCA| AS| ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.