Arsenal Vs Benfica 3-2, Arteta: Kami Tidak Layak Lolos ke 16 Besar Liga Europa

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang dan pemain Benfica, Nicolas Otamendi saat berebut bola dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa di Stadion Olimpico, Italia, 18 Februari 2021. Arsenal kebobolan lebih dahulu oleh gol penalti Pizi. The Gunners kemudian membalas lewat gol Bukayo Saka. REUTERS/Alberto Lingria

    Aksi pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang dan pemain Benfica, Nicolas Otamendi saat berebut bola dalam laga pertama babak 32 besar Liga Europa di Stadion Olimpico, Italia, 18 Februari 2021. Arsenal kebobolan lebih dahulu oleh gol penalti Pizi. The Gunners kemudian membalas lewat gol Bukayo Saka. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga kedua babak 32 besar Liga Europa antara Arsenal vs Benfica pada dinihari tadi berakhir dengan skor 3-2. Kemenangan tersebut membuat Arsenal lolos ke babak berikutnya karena pada laga pertama di markas Benfica kedua tim bermain imbang 1-1.

    Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan timnya sebenarnya tak layak lolos ke babak 16 besar. Arteta menilai timnya terlalu banyak membuat kesalahan yang berujung pada keuntungan bagi Benfica.

    Dia mencontohkan pada laga pertama dimana Benfica sempat mendapatkan hadiah penalti dan unggul 1-0. Hal itu, menurut Arteta, tak seharusnya terjadi.

    "Tidak, saya tidak berpikir kami layak lolos," kata Arteta usai pertandingan dinihari tadi. Kenyataannya adalah kami memberikan mereka dua gol mudah dalam dua laga."

    "Anda tak boleh melakukan itu melawan tim manapun, terlebih melawan tim berkualitas seperti Benfica. Anda akan mendapatkan masalah ketika melakukan itu. Itulah kenapa kami sempat mendapatkan masalah."

    "Kami memberikan mereka penalti yang kami tahu itu akan terjadi dan hari ini kami memberikan mereka gol setelah kami mendapatkan tendangan pojok."

    Baca: Liga Europa, Manchester United Terancam Tanpa Paul Pogba Pada 16 Besar

    Meskipun demikian Arteta memuji mental anak asuhnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan. Menurut dia, mental juara seperti itulah yang dibutuhkan Arsenal untuk kembali ke kejayaannya.

    "Reaksi dari tim, rasa percaya dan apa yang saya rasakan di lapangan dan betapa mereka ingin memenangkan laga ini, itu memberikan saya harapan," kata Arteta.

    "Kami mengubah permainan dan menjadi lebih mengancam, lebih menyerang. Itulah yang anda butuhkan dari pemain di tim seperti yang dilakukan Auba (Pierre-Emerick Aubameyang) dan Bukayo (Bukayo Saka) menciptakan gol dan KT (Kieran Terney) juga menciptakan gol. Situasi sulit itu menciptakan momen yang sangat indah."

    Arsenal memang nyaris tak lolos ke babak 16 besar Liga Europa. Pasalnya Benfica sempat membalikkan keadaan setelah Aubameyang membawa Arsenal unggul 1-0 pada menit ke-21. Gol dari Diogo Goncalves dan Rafa Silva pada menit ke-43 dan ke-61 membuat Benfica unggul 2-1.

    Kieran Tierney menyamakan kedudukan pada menit ke-67, akan tetapi Arsenal bisa tersingkir karena kalah agresifitas gol tandang jika laga berakhir 2-2. Beruntung bagi pasukan Meriam London, Aubameyang mencetak gol keduanya pada menit ke-87. Mereka pun memenangkan laga Arsenal vs Benfica itu dan lolos ke babak 16 besar Liga Europa dengan kumulasi 4-3.

    ARSENAL FC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.