Liverpool Vs Chelsea, Begini perbandingan Thomas Thuchel dengan Jurgen Klopp

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea Thomas Tuchel. REUTERS/Richard Heathcote

    Pelatih Chelsea Thomas Tuchel. REUTERS/Richard Heathcote

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga antara Liverpool vs Chelsea akan mempertemukan dua pelatih terbaik asal Jerman di Liga Inggris saat ini, Thomas Tuchel dan Jurgen Klopp. Meskipun Chelsea lebih diunggulkan untuk menang, rekam jejak Tuchel kalah dari Klopp.

    Klopp memang sedikit lebih berpengalaman ketimbang Thomas Tuchel. Bahkan, Tuchel bisa dibilang merupakan penerus Klopp di dua tim, Mainz 05 dan Borussia Dortmund.

    Klopp pernah menangani Mainz 05 pada periode 2001-2008 sebelum hengkang ke Borussia Dortmund. Tuchel melatih Mainz pada periode 2009-2014.

    Tuchel kembali menjadi penerus Klopp di Dortmund pada 2015. Saat itu, Klopp memutuskan mundur dari jabatannya setelah hanya membawa Dortmund duduk di posisi ketujuh klasemen Liga Jerman.

    Baca: Prediksi Liverpool Vs Chelsea di Liga Inggris Malam Ini

    Tak seperti Klopp yang mundur secara terhormat, Tuchel dipecat oleh Dortmund pada akhir musim 2016-2017. Hal itu tak lepas dari hubungannya yang buruk dengan CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke.

    Capaian, Jurgen Klopp juga lebih mentereng dari Thomas Tuchel. Dia sukses membawa Borussia Dortmund menjuarai Liga Jerman pada musim 2010-2011 dan 2011-2012 serta Juara Piala Jerman 2011-2012. Dia juga sukses mempersembahkan gelar Piala Super Jerman pada 2013 dan 2014.

    Di Liverpool, Klopp juga sudah mempersembahkan empat trofi bergengsi, Liga Inggris musim 2019-2020, Liga Champions 2018-2019, Piala Super Eropa 2019 dan Piala Dunia Antar Klub 2019.

    Belum lagi gelar individual seperti Pelatih Terbaik Dunia versi FIFA 2019 dan 2020 serta berbagai penghargaan lainnya.

    Sementara Tuchel hanya pernah merasakan gelar juara Piala Jerman musim 2016-2017 bersama Borussia Dormtund. Raihan terbaiknya yaitu menjuarai Liga Prancis selama dua musim beruntun dan mencapai final Liga Champions musim lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.