Suporter Barcelona di Indonesia Berharap Laporta Datangkan Haaland dan Mbappe

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden klub Bracelona terpilih Joan Laporta saat konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 8 Maret 2021. Sebelumnya Joan Laporta pernah menjadi presiden Barcelona pada 2003 dan 2010. REUTERS/Albert Gea

    Presiden klub Bracelona terpilih Joan Laporta saat konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 8 Maret 2021. Sebelumnya Joan Laporta pernah menjadi presiden Barcelona pada 2003 dan 2010. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Supporters Barcelona Indonesia District Jakarta (SBI Jakarta), Hariya, mengucapkan selamat atas terpilihnya Joan Laporta sebagai presiden Barcelona periode 2021-2026. Ia berharap Laporta bisa mengembalikan kejayaan klub asal Catalan itu.

    "Harus mempertahankan Messi yang habis kontraknya di akhir musim," ucap Hariya saat dihubungi Tempo, Senin, 8 Maret 2021.

    Hariya pun meminta Laporta melakukan perombakan dalam skuad Barcelona, dengan mendatang pemain bintang. "Laporta perlu mendatangkan Erling Haaland dari Borussia Dortmund dan Kylian Mbappe dari PSG," kata dia.

    Baca Juga: 6 Fakta Seputar Terpilihnya Joan Laporta Menjadi Presiden Barcelona

    Terpilihnya Laporta, kata Hariya, bisa menjadi momentum kebangkitan Barcelona. Ia pun berharap Roenald Koeman bisa memberi kado kepada presiden baru dengan melakukan comeback dengan mengalahkan Paris Saint-Germain di Leg Kedua Babak 16 Liga Champions.

    "Barcelona pun harusnya bisa menyalip Atletico Madrid di puncak klasemen La Liga," ujar dia.

    Joan Laporta kembali menjadi presiden baru Barcelona. Ia unggul dari kandidat lain, Victor Font dan Toni Freixa, dalam pemilihan yang diadakan pada Ahad, 7 Maret 2021.

    Laporta menjadi presiden baru dan kembali ke peran yang dia pegang dari 2003 hingga 2010. Dalam pemilihan, ia memperoleh 54,28 persen suara, dengan total 30.184 anggota klub. Ia akan menjabat hingga 2026.

    Baca Juga: 2 Berita Terkini Soal Lionel Messi

    Joan Laporta menjadi presiden ke-42 dalam sejarah Barcelona. Ia memang difavoritkan untuk menang. Hasilnya tidak mengejutkan mengingat dukungan yang selalu dia miliki. Ketika membutuhkan tanda tangan untuk menjadi kandidat, dia memperoleh 9.265. Sedangkan Font memiliki 4.431 dukungan dan Frexia memiliki 2.634 dukungan.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.