Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Lolos ke Perempat Final, Jerman Tersingkir

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertandingan Arab Saudi vs Brasil dalam laga terakhir babak penyisihan grup Olimpiade Tokyo, di Stadion Saitama, 28 Juli 2021. REUTERS/Molly Darlington

    Pertandingan Arab Saudi vs Brasil dalam laga terakhir babak penyisihan grup Olimpiade Tokyo, di Stadion Saitama, 28 Juli 2021. REUTERS/Molly Darlington

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim sepak bola putra Brasil memastikan lolos ke perempat final Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan Arab Saudi dengan skor 3-1 pada laga akhir babak penyisih Grup D, Rabu, 28 Juli 2021.

    Bermain di Saitama Stadium 2002, Brasil unggul lebih dulu pada menit ke-14 melalui Matheus Cunha yang memanfaatkan umpan dari Claudinho.

    Arab Saudi mencetak gol balasan selang 12 menit kemudian. Gol ini berawal dari tendangan bebas yang Salman Al Faraj. Bola sepakannya melewati Diego Carlos yang kemudian diteruskan Abdulelah Al Amri menjadi gol. Skor berubah 1-1. Kedudukan tetap sama hingga babak pertama berakhir.

    Brasil menambah keunggulan pada menit ke-76 melalui Richarlison. Bruno Guimaraes yang melakukan tendangan bebas mengarahkan bola ke arah Richaelison yang kemudian diselesaikan dengan baik.

    Pemain Everton itu menambah keungulan saat pertandingan memasuki tiga menit tambahan waktu. Dia menjebol gawang Arab Saudi untuk kedua kalinya setelah menerima umpan silang dari Reinier. Pertandingan berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Brasil.

    Pertandingan lain Grup D, Jerman vs Pantai Gading di Miyagi Stadium, Rabu, 28 Juli 2021, yang berlangsung sengit sejak menit awal berakhir imbang 1-1.

    Laga penyisihan Grup D Olimpiade Tokyo 2020 antara timnas Jerman dan Pantai Gading di Stadion Miyagi, Jepang, 28 Juli 2021. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

    Pada laga ini, wasit langsung mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Pantai Gading, Christian Kouame yang melakukan pelanggaran terhadap Jordan Torunarigha.

    Jerman bermain menekan sejak awal pertandingan. Max Kruse mencoba memberikan ancaman ke lini pertahanan Pantai Gading dengan berlari ke depan gawang dan melepaskan tembakan keras. Namun, posisinya offside.

    Menjelang turun minum, Pantai Gading mendapatkan peluang mencetak gol. Kouame berhasil memenangkan pertarungan di udara, dia mampu meneruskan bola umpan silang yang melambung tinggi dari sayap kanan di dalam area Jerman, tetapi bola keluar. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

    Pantai Gading melakukan perubahan strategi pada babak kedua. Amad Diallo masuk menggantikan Idrissa Doumbia pada menit ke-57.

    Pada menit ke-67, Pantai Gading unggul 1-0 setelah Benjamin Henrichs mencetak gol bunuh diri. Gol ini terjadi berawal dari kesalahan pemain bertahan Jerman yang salah mengarahkan bola ke pemain Pantai Gading, Youssiuf Dao ketika ingin mengoper ke rekannya. Dao kemudian mencoba membelokkan arah bola di antara pemain bertahan Jerman. Henrichs lalu mendorongnya ke gawang sendiri.

    Jerman mencetak gol balasan pada menit ke-73 melalui tendangan bebas yang dilakukan Eduard Loewen. Bola sepakan Loewen yang mengarah ke sudut gawang tidak bisa dihalau kiper Tape.

    Pantai Gading mempunyai peluang bagus mencetak gol melalui serangan balik pada menit ke-82. Ketika itu Kouame menerima bola dari lemparan ke dalam di dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan silang ke gawang. Namun, bola sepakannya masih melenceng.

    Dengan hasil pertandingan terakhir babak penyisihan Grup D, Brasil memastikan lolos ke perempat final Olimpiade Tokyo 2020 sebagai juara dengan perolehan 7 poin dan Pantai Gading di posisi kedua dengan 5 poin. Sementara Jerman di urutan ketiga dengan 4 poin dan Arab Saudi di posisi juru kunci tanpa poin.

    OLYMPIC.COM

    Baca juga: Klasemen Akhir Grup D Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Lolos, Jerman Kandas 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.