Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hadapi AS Roma di Final Liga Europa Malam Ini, Pelatih Sevilla: Harus Tenang dan Tidak Menjadi Gila

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Pelatih Sevilla, Jose Mendilibar saat melihat anak diiknya berlatih di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, 30 Mei 2023. Sevilla bersiap untuk bertanding melawan AS Roma dalam Final Liga Eropa. REUTERS/John Sibley
Pelatih Sevilla, Jose Mendilibar saat melihat anak diiknya berlatih di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, 30 Mei 2023. Sevilla bersiap untuk bertanding melawan AS Roma dalam Final Liga Eropa. REUTERS/John Sibley
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Sevilla Jose Luis Mendilibar mengatakan bermain tenang akan menjadi kunci bagi timnya saat menghadapi AS Roma pada final UEFA Europa League (UEL) atau Liga Europa 2022/2023.

Kedua tim akan berhadapan di Puskas Arena, Kamis dinihari, 1 Juni 2023,  mulai 02.00 WIB dalam laga yang disiarkan SCTV.

Mendilibar menilai laga melawan tim wakil Italia nanti akan berbeda dengan kala melawan Manchester United di babak delapan besar yang saat itu berakhir dengan kemenangan agregat 5-3.

“Kuncinya mungkin tenang setiap saat, untuk mengetahui bagaimana menikmati permainan menit demi menit dan tidak menjadi gila,” kata Mendilibar dalam konferensi persnya, dilansir dari laman resmi Sevilla, Rabu.

“Ini tidak akan sama dengan di Manchester, karena ini adalah tim Italia dan pada dasarnya mereka telah pergi dari bawah ke atas dan mereka telah bersaing dengan baik. Kita harus tahu bagaimana bersaing seperti mereka,” kata dia.

Mendilibar ditunjuk sebagai pelatih Sevilla pada Maret 2023. Ia pun mengaku sangat bersemangat menatap final pertamanya di turnamen antar klub Eropa selama periode melatih sebuah klub.

"Tentu saja saya bersemangat. Saya baru dalam semua ini dan saya harus berterima kasih kepada para pemain, mereka bukan orang baru dalam hal ini dan merekalah yang harus memajukan pertandingan. Saya Saya tenang. Bersemangat, tentu saja, tapi saya tidak gila,” kata Mendilibar.

Jelang pertandingan di final UEL nanti, pelatih 62 tahun itu tidak terlalu fokus kepada kekuatan tim lawan yang dihuni Lorenzo Pellegrini dan kawan-kawan. Ia mengatakan lebih fokus kepada timnya karena percaya bahwa timnya dapat mengalahkan segala tim.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Saya telah menjalani sesi latihan secara normal dan saya tidak akan gila memikirkan lawan. Saya lebih memikirkan tentang pemain saya, mendapatkan yang memiliki ketukan tersedia dan tidak ada yang lain,” kata Mendilibar.

“Mereka telah memberi saya alasan untuk berpikir bahwa saya dapat mempercayai mereka. Tim mana pun dapat mengalahkan Anda dan kami dapat mengalahkan siapa pun,” tambahnya.

Berkomentar tentang tim lawan, Mendilibar mengatakan tim asuhan Jose Mourinho itu merupakan tim yang memiliki pemain bagus dalam serangan dan juga bertahan.

"Mereka memiliki banyak pemain bagus dalam serangan tetapi mereka bagus dalam bertahan. Mereka memiliki pertahanan tiga orang yang bagus dengan dua bek sayap, dan gelandang yang sulit untuk menciptakan masalah,” kata Mendilibar.

Jika menang dalam laga final Liga Europa nanti, maka Sevilla akan semakin mengukuhkan diri sebagai tim yang mengoleksi gelar UEL terbanyak yaitu tujuh kali juara.

Pilihan Editor: Prediksi Sergio Busquets untuk Final Liga Champions Man City vs Inter

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Paulo Fonseca Jadi Pelatih Baru AC Milan, Gantikan Stefano Pioli

1 hari lalu

Pelatih Paulo Fonseca. (twitter/@asroma)
Paulo Fonseca Jadi Pelatih Baru AC Milan, Gantikan Stefano Pioli

Paulo Fonseca menangani LOSC Lille dalam dua tahun terakhir sebelum akhirnya menerima pinangan AC Milan.


Alasan Jose Mourinho Dijuluki The Special One

9 hari lalu

Pelatih baru Fenerbahce Jose Mourinho saat diperkenalkan kepada ribuan suporter di Stadion Sukru Saracoglu, Istanbul, Turki, 3 Juni 2024. Klub Turki itu mengadakan upacara penandatanganan Mourinho di Stadion Ulker Fenerbahce di Istanbul. REUTERS/Dilara Senkaya
Alasan Jose Mourinho Dijuluki The Special One

Jose Mourinho dijuluki 'The Special One' karena pernyataannya saat jumpa pers


Klub Turki Fenerbahce Berpotensi Jadi Tim Berikutnya yang Dilatih Jose Mourinho

12 hari lalu

Jose Mourinho. REUTERS
Klub Turki Fenerbahce Berpotensi Jadi Tim Berikutnya yang Dilatih Jose Mourinho

Jose Mourinho mengungkapkan, jika akhirnya menjadi pelatih Fenerbahce, dia akan berjuang membawa tim Turki itu lolos Liga Champions.


Hengkang dari Manchester United, Mengenal Anthony Martial

14 hari lalu

Pemain Manchester United, Anthony Martial berselebrasi setelah menjebol gawang Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Chelsea di Old Trafford, Inggris, 25 Mei 2023. REUTERS/Molly Darlington
Hengkang dari Manchester United, Mengenal Anthony Martial

Penyerang Manchester United atau MU, Anthony Martial akan meninggalkan klub saat kontraknya berakhir pada akhir Juni 2024


Barcelona Kalahkan Sevilla 2-1 dalam Laga Perpisahan Xavi Hernandez

18 hari lalu

Xavi Hernandez. REUTERS/Albert Gea
Barcelona Kalahkan Sevilla 2-1 dalam Laga Perpisahan Xavi Hernandez

Barcelona mengalahkan tuan rumah Sevilla 2-1 dalam laga pamungkas La Liga Spanyol yang juga menjadi laga terakhir Xavi Hernandez.


Viral dan Jadi Sorotan, Gian Piero Gasperini Pakai Blue Jeans saat Antar Atalanta Juarai Liga Europa

21 hari lalu

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini. REUTERS/Hannah Mckay
Viral dan Jadi Sorotan, Gian Piero Gasperini Pakai Blue Jeans saat Antar Atalanta Juarai Liga Europa

Ini cerita tersisa dari final Liga Europa 2024. Gian Piero Gasperini, yang membawa Atalanta juara, menjadi viral karena cara berpakaiannya.


Cerita Selebrasi Para Suporter Atalanta untuk Merayakan Keberhasilan Menjuarai Liga Europa 2023-2024

22 hari lalu

Fans Atalanta berselebrasi dengan menyulut kembang api di Piazza Vittorio Veneto setelah menjuarai Liga Europa 2024. REUTERS/Daniele Mascolo
Cerita Selebrasi Para Suporter Atalanta untuk Merayakan Keberhasilan Menjuarai Liga Europa 2023-2024

Ribuan pendukung Atalanta yang penuh suka cita berkumpul di Bergamo untuk merayakan keberhasilan menjuarai Liga Europa 2024.


Profil Ademola Lookman, Pemain Terbaik Final Liga Europa 2023-2024 saat Atalanta Menjadi Juara

22 hari lalu

Pemain Atalanta, Ademola Lookman, setelah mencetak hattrick untuk membawa timnya menjadi juara Liga Europa setelah mengalahkan Bayer Leverkusen 3-0 dalam laga final di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, Kamis dinihari WIB, 23 Mei 2024.  REUTERS/Paul Childs
Profil Ademola Lookman, Pemain Terbaik Final Liga Europa 2023-2024 saat Atalanta Menjadi Juara

Ademola Lookman menjadi bintang di final Liga Europa 2023-2024. Ia memborong tiga gol untuk mengantarkan Atalanta menjadi juara.


12 Fakta Seputar Hasil Final Liga Europa: Atalanta Jadi Juara Usai Kalahkan Bayer Leverkusen 3-0

22 hari lalu

Berat Djimsiti dan Ademola Lookman dari Atalanta mengangkat trofi Liga Europa bersama rekan satu tim setelah mengalahkan Bayer Leverkusen 3-0 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, Kamis dinihari WIB, 23 Mei 2024.  REUTERS/Paul Childs
12 Fakta Seputar Hasil Final Liga Europa: Atalanta Jadi Juara Usai Kalahkan Bayer Leverkusen 3-0

Simak fakta-fakta seputar hasil final Liga Europa antara Atalanta vs Bayer Leverkusen yang berakhir 3-0.


Bayer Leverkusen Gagal Juara Liga Europa, Xabi Alonso: Kami Perlu Manfaatkan Rasa Sakit Ini

22 hari lalu

Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso REUTERS/Hannah Mckay.
Bayer Leverkusen Gagal Juara Liga Europa, Xabi Alonso: Kami Perlu Manfaatkan Rasa Sakit Ini

Pemain dan pelatih Bayer Leverkusen kompak menyatakan akan segera mengalihkan fokus mereka ke final Piala Jerman setelah gagal juara Liga Europa.