Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Piala Asia 2023: Pelatih Tajikistan Ingin Beri Kejutan ke Pendukung Tuan Rumah Qatar

image-gnews
Timnas Qatar saat berselebrasi. REUTERS/Thaier Al-Sudani
Timnas Qatar saat berselebrasi. REUTERS/Thaier Al-Sudani
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Tajikistan Petar Segrt ingin membuat kejutan saat menghadapi Qatar pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Piala Asia 2023. Ia punya tujuan untuk mendapatkan tiga poin dan rasa hormat dari pendukung sebagai tuan rumah. 

Tajikistan adalah tim debutan di Piala Asia. Di bawah Petar Segrt, mereka tampil bagus di pertandingan pembuka grup ketika bermain imbang 0-0 dengan Cina. Para pemain mendapat pujian atas cara bertahan melawan tim yang peringkatnya 27 peringkat di atas mereka.

Meskipun senang dengan poin tersebut, Segrt berharap pertandingan berakhir imbang dengan tercipta gol. Ia berharap melihat timnya mencetak gol pertama dalam kompetisi melawan Qatar di Stadion Al Bayt pada Rabu, 17 Januari 2024 pukul 21.30 WIB.

“Bukan karakter orang Tajikistan untuk bermain bertahan, karakternya adalah bermain menyerang. Setiap negara, setiap budaya memiliki karakternya masing-masing dan bagi kami, dalam situasi ini, kami juga akan mencoba memainkan sepak bola kami melawan Qatar,” kata Segrt dikutip dari Reuters.

“Tetapi kita juga harus menghormati bahwa Qatar jauh lebih kuat dari Cina dan Qatar memiliki banyak pemain yang sangat hebat. Saya tidak tahu seberapa besar pengaruh penonton nantinya. Semua pemain di pertandingan pertama senang berada di sini. Sekarang mereka melihat bahwa mungkin kami bisa mendapatkan hasil yang bagus,” ujar pelatih asal Kroasia.

Segrt sadar betul bahwa para pemain akan menghadapi tekanan dari pendukung tuan rumah di stadion berkapasitas 68.895 orang. “Budaya Qatar sangat ramah. Saya tahu bahwa sebagian besar dari mereka akan mendukung Qatar pada awalnya, tapi saya berharap pada akhirnya mereka juga akan menghormati kami dan memberi kami simpati dan tepuk tangan,” kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Kami akan mencoba memainkan sepak bola kami secara maksimal dan setelah pertandingan saya tidak akan kecewa ketika kami memiliki empat poin. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kami bermain dengan lebih percaya diri. "

Bagi pelatih Qatar, Marquez Lopez, strategi untuk mencetak gol cepat dan menguasai permainan adalah kunci. “Keberhasilan dalam menyerang akan sangat membantu namun kita tidak boleh lupa bahwa Tajikistan bisa menciptakan peluang berbahaya,” kata pelatih asal Spanyol itu.

“Kami akan menggunakan semua potensi yang ada untuk mencetak gol sedini mungkin sehingga pertandingan tidak menjadi rumit. Tujuannya adalah untuk tetap berada di puncak klasemen namun tujuan yang paling penting adalah melaju ke putaran kedua,” ucap Lopez.

Pilihan Editor: Piala Asia 2023: Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Philippe Troussier Minta Ini ke Para Pemainnya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Turis Asal Qatar yang Hanyut di Nusa Penida Dievakuasi Basarnas ke Bali

1 hari lalu

Basarnas Bali saat melakukan evakuasi terhadap wisman Qatar di Denpasar, Selasa,  18 Juni 2024. ANTARA/HO-Basarnas
Turis Asal Qatar yang Hanyut di Nusa Penida Dievakuasi Basarnas ke Bali

Dari Pantai Kelingking, jenazah turis Qatar itu diangkut lewat udara menuju Hellypad Air Bali di Pelabuhan Benoa.


Israel Perpanjang Larangan Beroperasi Al Jazeera selama 45 Hari

10 hari lalu

Logo Al Jazeera Media Network. REUTERS
Israel Perpanjang Larangan Beroperasi Al Jazeera selama 45 Hari

Pemerintah Israel memperpanjang larangan beroperasi Al Jazeera di Gaza selama 45 hari.


Qatar: Hamas Belum Tanggapi Proposal Gencatan Senjata Biden

13 hari lalu

Pasien ginjal Palestina menjalani cuci darah di sisa-sisa Rumah Sakit Al Shifa yang hancur akibat serangan Israel, di Kota Gaza 5 Juni 2024. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
Qatar: Hamas Belum Tanggapi Proposal Gencatan Senjata Biden

Kemlu Qatar mengatakan Hamas belum menanggapi proposal gencatan senjata terbaru yang diajukan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.


Biden Desak Qatar Bujuk Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Terbaru

16 hari lalu

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani di Istana Lusail, di Doha, Qatar, Selasa, 6 Februari 2024. Mark Schiefelbein/Pool melalui REUTERS
Biden Desak Qatar Bujuk Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Terbaru

Biden mendesak Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad al-Thani membujuk Hamas agar menerima kesepakatan gencatan senjata dengan Israel


Biden Sebut Israel Tawarkan Proposal Tiga Tahap Gencatan Senjata, Hamas Sambut Positif

19 hari lalu

Presiden AS Joe Biden besama mantan presiden AS Barack Obama meninggalkan Air Force One di Bandara Internasional John F Kennedy di New York, AS 28 Maret 2024. REUTERS
Biden Sebut Israel Tawarkan Proposal Tiga Tahap Gencatan Senjata, Hamas Sambut Positif

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan Israel telah menawarkan kepada Hamas proposal gencatan senjata tiga tahap


Hamas Tolak Lanjutkan Negosiasi Gencatan Senjata sampai Israel Hentikan Serangan di Gaza

20 hari lalu

Warga menyantap makanan di dapur amal di antara reruntuhan bangunan pasca serangan Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, 30 Mei 2024. Warga memasak makanan di dapur amal yang berdiri tanpa atap di tengah reruntuhan bangunan. REUTERS/Ramadan Abed
Hamas Tolak Lanjutkan Negosiasi Gencatan Senjata sampai Israel Hentikan Serangan di Gaza

Hamas mengatakan mereka tidak akan melanjutkan perundingan gencatan senjata sampai Israel menghentikan agresinya di Gaza.


Hamas Tolak Berunding Menyusul Pembantaian Israel di Rafah

23 hari lalu

Warga Palestina mencari makanan di antara puing-puing yang terbakar pasca serangan Israel di daerah yang diperuntukkan bagi para pengungsi, di Rafah di selatan Jalur Gaza, 27 Mei 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Hamas Tolak Berunding Menyusul Pembantaian Israel di Rafah

Hamas menegaskan tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi gencatan senjata pascaserangan Israel di Rafah


Malaysia Berupaya Pulangkan Enam Anggota Tim Medis dari Rafah

30 hari lalu

Sistem medis di kota paling selatan Gaza, Rafah, mengalami krisis parah setelah serangan udara Israel.
Malaysia Berupaya Pulangkan Enam Anggota Tim Medis dari Rafah

Pemerintah Malaysia berupaya memulangkan enam anggota tim medisnya yang berada di Rafah, Gaza, sejak 1 Mei 2024.


Hasil Kunjungan Kerja ke UEA dan Qatar, Gibran Sebut Bukan Hanya untuk Solo Saja, tapi Indonesia

30 hari lalu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan dana hibah dari pemerintah UEA untuk Kota Solo telah cair. Foto diambil di DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Senin, 6 Mei 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Hasil Kunjungan Kerja ke UEA dan Qatar, Gibran Sebut Bukan Hanya untuk Solo Saja, tapi Indonesia

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyebut kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar pekan lalu tidak hanya untuk Solo tapi Indonesia


Jokowi Pertemuan Bilateral dengan Pemimpin Sri Lanka dan Tajikistan, Bahas Pengelolaan Air

30 hari lalu

Presiden Jokowi mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 yang berlangsung di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Pertemuan Bilateral dengan Pemimpin Sri Lanka dan Tajikistan, Bahas Pengelolaan Air

Presiden RI Jokowi mengadakan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara atau pemerintahan membahas kerja sama kedua negara dalam pengelolaan sumber daya air.