Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Qatar Tantang Yordania di Final Piala Asia 2023 Usai Kalahkan Iran 3-2

image-gnews
Para pemain Qatar merayakan gol ke gawang Iran pada semifinal Piala Asia 2023 di Al Thumama Stadium pada Rabu, 7 Februari 2024. Twitter @afcasiancup.
Para pemain Qatar merayakan gol ke gawang Iran pada semifinal Piala Asia 2023 di Al Thumama Stadium pada Rabu, 7 Februari 2024. Twitter @afcasiancup.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Qatar menjaga peluang untuk mempertahankan gelar setelah memastikan satu tempat di babak final Piala Asia 2023. Maroon, julukan Timnas Qatar, mengalahkan Iran dengan skor 3-2 pada babak semifinal yang berlangsung ketat di Stadion Al Thumama, pada Rabu, 7 Februari 2024.

Striker Almoez Ali mencetak gol kemenangan bagi Qatar pada menit ke-82. Iran semakin terpuruk ketika kehilangan Shojae Khalilzadeh karena kartu merah pada menit-menit akhir laga. Pelatih Iran Amir Ghalenoei kalah untuk pertama kalinya sejak ia mengambil alih Tim Melli tahun lalu.

Iran mampu unggul pada menit ketiga setelah Sardar Azmoun mencetak gol melalui tendangan overhead. Ia berhasil memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Qatar Pedro Miguel. Bola yang masuk ke sudut kanan gawang Meshaal Barsham membuat skor menjadi 1-0. 

Iran terus-menerus berhasil masuk ke belakang pertahanan Qatar. Namun, tuan rumah justru bisa menyamakan kedudukan ketika tembakan Jassem Gaber dari jarak jauh terdefleksi dan melewati kiper Alireza Beiranvand. Skor 1-1.

Akram Afif dari Qatar hampir membuat skor menjadi 2-1 ketika bola jatuh ke kakinya. Ia berlari menjauh dari pemain bertahan Iran, namun tembakannya berhasil diselamatkan kiper Alireza. Upaya memanfaatkan bola pantulan hanya melambung di atas  mistar.

Namun Afif mencetak gol kelimanya di turnamen tersebut menjelang turun minum. Ia melakukan tusukan ke dalam kotak penalti sebelum melakukan tendangan keras ke arah sudut atas. Skor 2-1 untuk Qatar bertahan hingga turun minum. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Iran tampil lebih agresif di babak kedua. Hasilnya, Tim Melli mendapat penalti karena Ahmed Fathi dianggap menyentuh bola setelah pemeriksaan VAR. Alireza Jahanbakhsh sekali lagi melangkah maju dan melepaskan tendangan penalti tepat di tengah untuk menjadikan skor imbang 2-2.

Iran memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga memanfaatkan beberapa momen keos di kotak penalti. Namun, Qatar kembali memimpin ketika Ali mengontrol umpan, berbalik dan melepaskan tembakan ke sudut bawah.

Dengan tambahan 13 menit untuk injury time, Iran harus bermain dengan 10 pemain ketika Khalilzadeh berusaha menghalangi Afif saat serangan balik. Jahanbakhsh juga hampir menyamakan kedudukan, tetapi tembakannya membentur tiang. Qatar berhasil mempertahankan keunggulan 3-2 dan melaju ke final untuk menghadapi Yordania.

Susunan pemain

Iran (4-2-3-1):
 Alireza Beiranvand, Ramin Rezaeian (Shahriyar Moghanlou 87'), Hossein Kanani, Shojae Khalilzadeh, Ehsan Hajsafi (Milad Mohammadi 46'), Omid Ebrahimi (Mohammad Mohebi 46'), Saeid Ezatolahi, Alireza Jahanbakhsh, Mehdi Taremi (Reza Asadi 90+8'), Saman Ghoddos, Sardar Azmoun.

Qatar (4-4-2): Meshaal Barsham, Lucas Mendes, Almahdi Ali (Boualem Khoukhi 68'), Pedro Miguel (Tarek Salman 63'), Hammam Al-Amin (Ismaeel Mohammad 46'), Mohammed Waad, Ahmed Fathi, Jassem Gaber (Abdel Aziz Hatem 81'), Yusuf Abdurisag (Hasan Al Haydos 63'), Akram Afif, Almoez Ali.

Pilihan Editor: Piala Asia 2023 Jadi Ajang Terakhir bagi Para Pemain Veteran Iran

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Iran Akan Luncurkan 2 Satelit pada Juli Nanti, Mengapa Amerika Serikat Khawatir?

18 jam lalu

Satelit militer pertama bernama Noor diluncurkan ke orbit oleh Iran, di Semnan, Iran 22 April 2020.(WANA/SEPAH NEWS VIA REUTERS)
Iran Akan Luncurkan 2 Satelit pada Juli Nanti, Mengapa Amerika Serikat Khawatir?

Iran akan meluncurkan 2 satelit pada Juli. Negara Barat seperti Amerika Serikat selalu khawatir ia akan digunakan untuk meluncurkan senjata nuklir.


Mahkamah Agung Iran Batalkan Hukuman Mati Rapper Terkenal

1 hari lalu

Rapper Iran,  Toomaj Salehi. Foto : X
Mahkamah Agung Iran Batalkan Hukuman Mati Rapper Terkenal

Mahkamah Agung Iran telah membatalkan hukuman mati terhadap rapper populer Toomaj Salehi.


Sempat Mandek, Qatar Lanjutkan Upaya Mediasi Gencatan Senjata Hamas dan Israel

1 hari lalu

Perdana Menteri Qatar dan Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Bin Jassim Al Thani berbicara saat konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, di Doha, Qatar 25 Oktober 2023. REUTERS/Imad Creidi
Sempat Mandek, Qatar Lanjutkan Upaya Mediasi Gencatan Senjata Hamas dan Israel

Perdana Menteri Qatar mengatakan upaya negosiasi gencatan senjata antara Hamas dan Israel berlanjut tanpa gangguan selama beberapa hari terakhir.


Iran Panggil Duta Besar Italia, Protes Daftar Hitam Kanada

2 hari lalu

Kapal perang angkatan laut Iran, Cina, dan Rusia saat mengikuti latihan militer bersama di Samudra Hindia bagian utara 19 Januari 2022. Angkatan laut dari angkatan bersenjata Iran dan Garda Revolusi mengambil bagian dalam latihan
Iran Panggil Duta Besar Italia, Protes Daftar Hitam Kanada

Iran memanggil duta besar Italia, yang mewakili kepentingan Kanada di Teheran, setelah Ottawa memasukkan Garda Revolusi sebagai entitas teroris


Blinken: Iran, Lebanon, dan Hizbullah Tak Ingin Perluas Konflik Gaza

4 hari lalu

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Gabungan GCC-AS.  Kemitraan Strategis untuk membahas krisis kemanusiaan yang dihadapi di Gaza, di Riyadh, Arab Saudi, 29 April 2024. REUTERS/Evelyn Hockstein/Pool
Blinken: Iran, Lebanon, dan Hizbullah Tak Ingin Perluas Konflik Gaza

Menlu AS Antony Blinken mengatakan bahwa Iran, Lebanon, dan Hizbullah tidak ingin melihat konflik di Gaza meluas


Turis Asal Qatar yang Hanyut di Nusa Penida Dievakuasi Basarnas ke Bali

5 hari lalu

Basarnas Bali saat melakukan evakuasi terhadap wisman Qatar di Denpasar, Selasa,  18 Juni 2024. ANTARA/HO-Basarnas
Turis Asal Qatar yang Hanyut di Nusa Penida Dievakuasi Basarnas ke Bali

Dari Pantai Kelingking, jenazah turis Qatar itu diangkut lewat udara menuju Hellypad Air Bali di Pelabuhan Benoa.


Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

8 hari lalu

Johan Floderus, setelah dipenjara di Iran, berkumpul kembali dengan keluarganya di Bandara Arlanda, di Stockholm, Swedia 15 Juni 2024. TT News Agency/Tom Samuelsson / Regeringkansliet via REUTERS
Swedia dan Iran Bertukar Tahanan, Bebaskan Pejabat yang Terlibat Eksekusi Massal

Swedia membebaskan mantan pejabat Iran Hamid Noury, yang dihukum karena terlibat dalam eksekusi massal tahanan politik pada 1980an


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

12 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Pemilu Iran Tak Akan Gunakan Sistem Pemungutan Suara Elektronik

12 hari lalu

Para pelayat mengibarkan bendera Iran saat menghadiri pemakaman para korban kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan lainnya, di Teheran, Iran, 22 Mei 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Pemilu Iran Tak Akan Gunakan Sistem Pemungutan Suara Elektronik

Iran mengesampingkan kemungkinan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu mendatang.


Iran Setujui Enam Kandidat Calon Presiden untuk Gantikan Ebrahim Raisi

14 hari lalu

Negosiator nuklir Iran, Saeed Jalili, yang sempat menjadi kandidat presiden dalam pemilu 14 juni silam, melambaikan tangan ketika menghadiri upacara pengambilan sumpah jabatan Presiden Iran yang baru, Hasan Rouhani di gedung parlemen, di Teheran, Iran, Minggu (4/8). AP/Ebrahim Noroozi
Iran Setujui Enam Kandidat Calon Presiden untuk Gantikan Ebrahim Raisi

Dewan Wali Iran telah menyetujui enam kandidat calon presiden untuk pemilu Iran pada 28 Juni 2024.