Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengenal Sosok Marquez Lopez, Pelatih Timnas Qatar yang Masa Depannya Belum Pasti setelah Mempersembahkan Gelar Piala Asia 2023

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
 Pelatih Qatar Marquez Lopez di Piala Asia 2023. Doc. AFC.
Pelatih Qatar Marquez Lopez di Piala Asia 2023. Doc. AFC.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Masa depan Marquez Lopez sebagai pelatih Timnas Qatar masih belum pasti setelah ia mempersembahkan gelar juara Piala Asia 2023.

Lopez mengantar Qatar menjadi juara setelah mengalahkan Yordania 3-1 dalam pertandingan final di Stadion Lusail, Doha, Sabtu, 10 Februari 2024. Ia memastikan Qatar menjadi negara kelima yang berhasil mempertahankan mahkota Piala Asia.

Lopez sempat ditanya wartawan soal masa depannya di Timnas Qatar seusai perayaan juara. "Apa yang akan terjadi adalah saya akan kembali ke Al-Wakrah. Saya belum membicarakan masa depan," kata pria yang kerap disapa Tintin ini.

Marquez Lopez baru ditunjuk pada bulan Desember lalu. Pelatih asal Spanyol ini ddidapuk menggantikan pelatih asal Portugal, Carlos Queiroz, yang tiba-tiba berpisah dengan tim nasional.

Lopez, yang datang dari klub Qatar Al-Wakrah, berhasil menerapkan filosofinya meskipun mengambil alih kurang dari sebulan sebelum Piala Asia. Ia sekaligus membantu timnya menebus kegagalan di Piala Dunia 2022 saat mereka menjadi tuan rumah.

Lopez senang bahwa dalam waktu singkat ia bisa membwa timnya menjadi juara. "Saya baru saja mengambil alih, tetapi yang paling penting adalah saya mengenal para pemain, mereka mengimplementasikan ide-ide saya dengan sangat cepat," kata pelatih berusia 62 tahun ini.

"Dalam beberapa pertandingan kami tidak memberikan yang terbaik, tetapi di pertandingan lain kami lebih baik dan melebihi ekspektasi."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Siapakah Marquez Lopez?

Marquez Lopez adalah pria kelahiran Barcelona, Spanyol, 7 Januari 1962. Sebagai pemain ini ia menempati posisi gelandang serang dan pernah memperkuat Espanyol pada 1980 hingga 1988. Klub lain yang pernah dibelanya ada Figueres dan Europa.

Sebagai pelatih, ia juga pernah melatih mantan klubnya Espanyol dan Europa. Klub lain yang ditanganinya antara lain Castellon, Eupen, dan Sint-Truiden.

Sejak 2018, ia menangani Al Wakrah di Qatar. Ia menorehkan 43 kemenangan dalam 117 laga bersama klub itu hingga 2023. Marquez Lopez antara lain membawa tim itu promosi ke divisi utama Qatar pada 2019.

REUTERS | AFC

Pilihan Editor: Rekap Hasil Liga Inggris Pekan Ke-24, Klasemen dan Top Skor, Juga Jadwal Hari Ini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kemenparekraf Ungkap Dampak Pariwisata saat Timnas Masuk Babak Semifinal Piala Asia U-23

47 hari lalu

Wisatawan mancanegara menikmati keindahan pura saat mengunjungi objek wisata Pura Taman Ayun, Badung, Bali, Senin, 18 Maret 2024. Pulau Bali kembali dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia dengan memperoleh predikat The Best Island dalam DestinAsian Readers' Choice Awards. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Kemenparekraf Ungkap Dampak Pariwisata saat Timnas Masuk Babak Semifinal Piala Asia U-23

Kehadiran Timnas di Piala Asia U-23 membuat masyarakat dunia tertarik untuk mengetahui lebih jauh mengenai Indonesia, termasuk pariwisatanya.


Maarten Paes Selesai Naturalisasi, Arbitrase hingga Kariernya sebagai Kiper

47 hari lalu

Maarten Paes. Vincent Carchietta-USA TODAY Sports
Maarten Paes Selesai Naturalisasi, Arbitrase hingga Kariernya sebagai Kiper

Kiper klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat FC Dallas, Maarten Paes, telah menjadi warga negara Indonesia (WNI)


Segini Jatah Bonus Tiap Pemain Timnas U-23 Indonesia

48 hari lalu

Timnas Indonesia mendapat sumbangan Rp23 miliar dari Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) dalam acara di Jakarta, Minggu (28/4).
Segini Jatah Bonus Tiap Pemain Timnas U-23 Indonesia

Pengusaha beri Rp 23 miliar. Masing-masing pemain Timnas U-23 Indonesia akan dapat bonus berkisar Rp 605,2 juta.


Timnas Indonesia tak Lolos Final Piala Asia U-23, Berjuang Menuju Olimpiade

49 hari lalu

Pemain Timnas Indonesia U-23 Rizky Ridho saat melawan Uzbekistan U-23 pada semifinal Piala Asia U-23. Foto : PSSI
Timnas Indonesia tak Lolos Final Piala Asia U-23, Berjuang Menuju Olimpiade

Timnas Indonesia gagal lolos ke final Piala Asia U-23 2024 setelah kalah dari Uzbekistan pada Senin, 29 April 2024


Para Menteri Jokowi Ikut Nobar Timnas U-23 vs Uzbekistan di Istana

49 hari lalu

Para menteri Presiden Jokowi ikut nobar laga Piala Asia Timnas U-23 Indonesia vs Uzbekistan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin malam, 29 April 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Para Menteri Jokowi Ikut Nobar Timnas U-23 vs Uzbekistan di Istana

Presiden Jokowi mengundang relawan dan Menteri untuk hadir ke Istana menyaksikan dan nonton bareng semifinal AFC U-23 Indonesia lawan Uzbekistan.


Bupati dan Wabup Kukar Dukung Nobar Timnas Indonesia vs Uzbekistan

50 hari lalu

Bupati dan Wabup Kukar Dukung Nobar Timnas Indonesia vs Uzbekistan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah dan Wakil Bupati (Wabup) Kukar, Rendi Solihin, merespon positif antusiasme masyarakat Kukar untuk menggelar nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia vs Uzbekistan.


Cara Shin Tae-yong Meramu Pemain Muda Dinilai Jadi Kunci Naikkan Level TImnas Indonesia di Asia

52 hari lalu

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong bersama para pemainnya di Piala Asia U-23 2024. Doc. AFC.
Cara Shin Tae-yong Meramu Pemain Muda Dinilai Jadi Kunci Naikkan Level TImnas Indonesia di Asia

Ronny Pangemanan menilai kombinasi pemain muda lokal dan naturalisasi di bawah arahan Shin Tae-yong melahirkan Timnas Indonesia yang bagus.


Profil 3 Pemain Korea yang Diwaspadai Shin Tae-yong di Perempat Final Piala Asia U-23 2024

54 hari lalu

Shin Tae-yong. Foto: Tim Media PSSI
Profil 3 Pemain Korea yang Diwaspadai Shin Tae-yong di Perempat Final Piala Asia U-23 2024

Shin Tae-yong memandang Korea Selatan akan menjadi lawan yang sulit bagi timnas U-23 Indonesia di perempat final Piala Asia U-23 2024.


Piala Asia U-23 2024: Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Duel Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong

54 hari lalu

Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hoong. Nurphoto/Sopa Images
Piala Asia U-23 2024: Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Duel Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong

Timnas Indonesia bertemu Korea Selatan di perempatfinal Piala Asia u-23 2024. Ini profil Shin Tae-yong dan Hwang Sun-hong


Nathan Tjoe-A-On Hengkang dari Timnas U-23, Simak Profil Klubnya SC Heerenveen

55 hari lalu

Pesepak bola Timnas Indonesia Nathan Noel (14) berusaha melewati pemain belakang saat menghadapi Timnas Vietnam di laga Kualifikasi piala dunia 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Nathan Tjoe-A-On Hengkang dari Timnas U-23, Simak Profil Klubnya SC Heerenveen

Nathan Tjoe-A-On meninggalkan timnas U-23 Indonesia usai lolos ke perempat final Piala Asia. Ia kembali ke klubnya, SC Heerenveen di Belanda