Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kritik Shin Tae-yong untuk Liga Indonesia: Pemain Hobi Protes ke Wasit hingga Waktu Bermain yang Minim

image-gnews
Pelatih Timnas sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong melakukan wawancara bersama Tempo di Jakarta, Jumat, 2 Februari 2024. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pelatih Timnas sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong melakukan wawancara bersama Tempo di Jakarta, Jumat, 2 Februari 2024. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong melayangkan kritik untuk kompetisi  Liga Indonesia. Menurut dia, saat ini kompetisi sepak bola di Tanah Air masih memiliki banyak kekurangan, salah satunya adalah kebiasaan pemain melakukan protes ke wasit, tetapi tidak diberi sanksi yang sepadan.

Shin Tae-yong menilai wasit seharusnya bisa lebih tegas jika ada pemain yang protes hingga membuat pertandingan terhenti cukup lama. Hal tersebut, kata dia, dapat mempengaruhi waktu bermain atau playing time dalam pertandingan terlepas dari bola keluar atau adanya pelanggaran.

"Pemain Indonesia seharusnya fokus ke pertandingan, cuma kenyataannya mereka terlalu sensitif dengan keputusan wasit. Selalu protes dan seharusnya lebih tegas untuk memberikan kartu kuning dan merah, dengan begitu liga akan memiliki waktu bermain yang lebih lama," ujar dia dalam wawancara bersama Tempo di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Februari 2024.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku telah mendiskusikan fenomena tersebut dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ia meminta kepada Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Wasit PSSI untuk  mendorong para pengadil lapangan supaya bertindak tegas dan tak perlu takut dengan intervensi pemain.

Shin Tae-yong pun membandingkan situasi tersebut dengan yang terjadi di kompetisi luar negeri. "Pemain Indonesia kalau protes seperti ini di luar negeri pasti kartu merah. Di luar negeri tidak bisa protes seperti itu. Tetapi kalau di Indonesia, sekali wasit tiup peluit, pemain langsung datang, kumpul untuk protes. Mereka sudah seperti wasit semua. Tidak masuk akal."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tak berhenti sampai di situ, Shin Tae-yong turut menyinggung soal pemain liga Indonesia yang sering ribut di lapangan, namun tidak ada hukuman sepadan yang diberikan operator atau federasi. Menurut dia, salah satu langkah untuk mengurangi insiden seperti itu adalah dengan sanksi tegas dari pemangku kepentingan.

Selama ini, PSSI, melalui Komite Disiplin, hanya melayangkan sanksi administratif dan larangan bermain dalam beberapa pertandingan jika ada keributan terjadi. Shin Tae-yong mengatakan seharusnya para pihak yang terlibat dalam kejadian dilarang seumur hidup berkecimpung di dunia sepak bola. "Pemain mana bisa tendang-tendang lawan. Dia harus dilarang (bermain) selamanya. Jika itu diberlakukan, baru tidak akan ada kekerasan di sepak bola (Indonesia)."

Shin Tae-yong menyebut kualitas kompetisi sepak bola di sebuah negara mencerminkan seperti apa kekuatan tim nasionalnya. Ia berharap PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru dapat membenahi permasalahan yang terjadi di liga Indonesia.

Pilihan Editor: Laga Uji Coba Suwon FC vs Bhayangkara FC Digelar Tertutup karena Masa Tenang Pemilu 2024

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bursa Transfer Liga 1: PSIS Semarang Lepas Lucas Gama, Borneo FC Berpisah dengan Silverio Junio

1 jam lalu

Pesepak bola PSIS Semarang Lucas Gama Moreira (kiri) menyundul bola tembakan dari salah satu pesepak bola Dewa United dalam pertandingan lanjutan pekan kedelapan Liga 1 Indonesia di Indomilk Arena Stadium, Tangerang, Banten, Senin, 14 Agustus 2023. PSIS Semarang menang dengan skor 4-1. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Bursa Transfer Liga 1: PSIS Semarang Lepas Lucas Gama, Borneo FC Berpisah dengan Silverio Junio

Lucas Gama menjadi salah satu dari 10 pemain yang sudah dilepas PSIS Semarang menjelang Liga 1 musim 2024-2025.


Bursa Transfer Liga 1: Persik Kediri Rekrut Evan Dimas, PSIS Semarang Lepas Taisei Marukawa

2 jam lalu

Taisei Marukawa. Instagram
Bursa Transfer Liga 1: Persik Kediri Rekrut Evan Dimas, PSIS Semarang Lepas Taisei Marukawa

Pemain Jepang Taisei Marukawa berpisah dari klub Liga 1 PSIS Semarang yang dibelanya dalam dua tahun terakhir.


Jadwal ASEAN U-16 Boys Championship: Timnas U-16 Indonesia Hadapi Singapura di Laga Perdana

6 jam lalu

Pesepak bola melakukan pemanasan saat akan mengikuti uji tanding dalam seleksi tahap kedua Tim Nasional (Timnas) U-16 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu, 31 Maret 2024. Sebanyak 36 pesepak bola mengikuti seleksi tahap kedua Timnas U-16 Indonesia yang disiapkan untuk mengikuti Piala AFF U-16 2024 dan kualifikasi Piala Asia U-17 2025. ANTARA/Rivan Awal Lingga
Jadwal ASEAN U-16 Boys Championship: Timnas U-16 Indonesia Hadapi Singapura di Laga Perdana

Timnas U-16 Indonesia tergabung di grup A ASEAN U-16 Boys Championship bersama Singapura, Filipina, dan Laos.


Seluk Beluk Merger PT Angkasa Pura I dan AP II, Diprotes Karyawan Tapi Tetap Jalan

7 jam lalu

Gedung PT Angkasa Pura II
Seluk Beluk Merger PT Angkasa Pura I dan AP II, Diprotes Karyawan Tapi Tetap Jalan

Penggabungan alias merger PT Angkasa Pura I dan AP II jadi PT Angkasa Pura Indonesia menuai polemik. Karyawan melayangkan protes, tapi putusan jalan.


Media Wales Kritik Nathan Tjoe-A-On, Pemain Timnas Indonesia Itu Diragukan Tembus Skuad Utama Swansea City Musim Depan

7 jam lalu

Pemain timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
Media Wales Kritik Nathan Tjoe-A-On, Pemain Timnas Indonesia Itu Diragukan Tembus Skuad Utama Swansea City Musim Depan

Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On dinilai lambat beradaptasi dengan suasana Divisi Championship Inggris yang kompetitif.


Kilas Balik Kasus Dugaan Korupsi Investasi Bodong di PT Taspen, Siapa Terlibat?

16 jam lalu

Tersangka Direktur Utama PT Taspen (Persero) Antonius N.S. Kosasih, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan selama 9 jam, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024. Antonius diperiksa sebagai saksi dan belum menjalani penahanan meski telah dijadikan tersangka dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kegiatan investasi fiktif senilai Rp1 triliun di PT Taspen (Persero) tahun anggaran 2019. TEMPO/Imam Sukamto
Kilas Balik Kasus Dugaan Korupsi Investasi Bodong di PT Taspen, Siapa Terlibat?

Kasus dugaan korupsi hingga Rp 300 triliun melalui investasi bodong di PT Taspen. Ini kilas baliknya, siapa yang terlibat?


Bursa Transfer Liga 1: Persebaya Surabaya Datangkan Mantan Pemain Madura United Malik Risaldi

1 hari lalu

Malik Risaldi saat memperkuat Madura United. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Bursa Transfer Liga 1: Persebaya Surabaya Datangkan Mantan Pemain Madura United Malik Risaldi

Persebaya Surabaya mengumumkan pemain barunya menjelang Liga 1 musim 2024/2025, yakni Malik Risaldi.


Bursa Transfer Liga 1: Malut United FC Datangkan Yakob Sayuri dan Yance Sayuri

2 hari lalu

Yance dan Yakob Sayuri. (Instagram/@yassa_sayuri22)
Bursa Transfer Liga 1: Malut United FC Datangkan Yakob Sayuri dan Yance Sayuri

Klub pendatang baru Liga 1, Malut United FC mendatangkan dua pemain timnas Indonesia yang merupakan saudara kembar, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri


Profil Thomas Doll yang Tinggalkan Persija Jakarta, Berlabuh ke Mana?

2 hari lalu

Pelatih Persija Thomas Doll. Tim media Persija
Profil Thomas Doll yang Tinggalkan Persija Jakarta, Berlabuh ke Mana?

Setelah lepas dari Persija Jakarta, Thomas Doll akan berlabuh ke mana? Ini karier pelatih sepak bola asal Jerman.


Kaesang Pangarep Bicara Persiapan Terkini Persis Solo untuk Hadapi Liga 1 2024-2025

3 hari lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep enggan beri komentar banyak soal Pilkada Solo, saat ditemui wartawan di Mall Solo Paragon, Jawa Tengah, Sabtu, 15 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Kaesang Pangarep Bicara Persiapan Terkini Persis Solo untuk Hadapi Liga 1 2024-2025

Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, mengungkap berbagai persiapan terkini yang dilakukan klubnya untuk menghadapi Liga 1 musim 2024-2025. Apa saja?