Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dani Alves Divonis 4,5 Tahun Penjara Atas Pelecehan Seksual, Berencana Ajukan Banding

image-gnews
Dani Alves. Instagram
Dani Alves. Instagram
Iklan

TEMPO.CO, JakartaDani Alves dinyatakan bersalah dalam kasus pelecehan seksual terhadap seorang wanita pada 2022. Pengadilan Catlunya memvonis mantan pemain Barcelona itu dengan hukuman penjaran selama empat setengah tahun dan denda sebesar 150 ribu euro atau sekitar Rp 2,53 miliar kepada korban.

"Pengadilan mempertimbangkan bahwa telah terbukti bahwa korban tidak memberikan persetujuan, dan bahwa ada bukti, selain kesaksian penggugat untuk menganggap pemerkosaan terbukti," demikian pernyataan pengadilan.

Alves sebelumnya dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di kamar mandi sebuah klub malam di Barcelona pada 31 Desember 2023. Pria berusia 40 tahun itu sempat membantah gugatan tersebut. Ia bersikeras bahwa tidak ada hal yang terjadi saat dia dan sang wanita berada di dalam kamar mandi.

Namun, mantan fullback yang pernah membela Paris Saint-Germain (PSG) itu mengubah pernyataannya saat dihadapkan dengan bukti bilogis. Ia mengatakan telah melakukan hubungan oral secara suka rela dengan wanita tersebut. Pada April 2023, Alves kembali mengubah pernyataannya dengan mengaku melakukan hubungan seks dan mengklaim itu dilakukan atas persetujuan kedua pihak. Dia sebelumnya berbohong untuk menyembunyikan perselingkuhannya dari sang istri.

Alves ditangkap pada Januari 2023 dan ditahan di penjara penahanan pra-peradilan di Spanyol. Seorang hakim menolak permintaan jaminan rutin dan menganggapnya sebagai resiko pelarian. Kasus ini disidangkan selama tiga hari di pengadilan di Barcelona pada awal Februari 2024.

Pengacara Alves, Ines Guardiola, mengatakan bahwa dia tidak setuju atas hukuman yang ditetapkan pengadilan. Ia meyakini mantan pemain timnas Brasil itu tidak bersalah dan akan mengajukan banding yang mencakup masa percobaan lima tahun setelah pembebasan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kami akan mengajukan banding. Saya masih percaya Dani Alves bersih. Kami belum membaca seluruh putusan karena sangat panjang, tetapi kami akan mempelajarinya dengan seksama. Kami membela (Alves bersih)," ujar Ines.

Sebelum terjerat kasus pelecahan seksual, Alves merupakan salah satu pesepak bola terkemuka yang malang melintang di Eropa. Ia cukup lama bermain untuk Barcelona dan memenangakn banyak trofi bersama mereka, mulai Liga Spanyol, Copa Del Rey, hingga Liga Champions. Dia juga pernah memperkuat Sevilla, Paris Saint-Germain, dan Juventus.

ESPN

Pilihan Editor: Dani Alves Berniat Kabur dari Penjara Barcelona, Begini Rencana Pelariannya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kasus Pelecehan Eks Rektor Universitas Pancasila, Kuasa Hukum Bantah Ada Intervensi Petinggi Polri

15 jam lalu

Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Tote Hendratno hadiri pemeriksaan atas dugaan pelecehan terhadap stafnya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024. Edie diperiksa sebagai terlapor untuk laporan yang debut oleh DF yang mengaku sebagai korban pelecehan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kasus Pelecehan Eks Rektor Universitas Pancasila, Kuasa Hukum Bantah Ada Intervensi Petinggi Polri

Kuasa hukum eks Rektor Universitas Pancasila membantah tudingan adanya intervensi dalam penanganan kasus yang melibatkanya kliennya.


7 Saran Cegah Kekerasan Seksual pada Anak dari IDAI

16 jam lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
7 Saran Cegah Kekerasan Seksual pada Anak dari IDAI

IDAI membagikan tujuh saran bagi orang tua demi mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak di lingkungan sekitar.


Eks Rektor Universitas Pancasila Belum Jadi Tersangka Kasus Pelecehan, Kuasa Hukum Korban Duga Ada Intervensi Petinggi Polri

1 hari lalu

Kuasa hukum korban dugaan pelecehan seksual oleh eks Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno, Yansen Ohoirat, ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2024. TEMPO/Defara
Eks Rektor Universitas Pancasila Belum Jadi Tersangka Kasus Pelecehan, Kuasa Hukum Korban Duga Ada Intervensi Petinggi Polri

Yansen mengungkap dugaan intervensi juga tampak saat pihak eks Rektor Universitas Pancasila mengajak korban untuk mediasi di Pondok Indah Mal.


Soal Kasus Pelecehan Eks Rektor Universitas Pancasila, Kuasa Hukum Ungkap Ada 9 Korban

1 hari lalu

Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno didampingi tim kuasa hukumnya melakukan konferensi pers di hotel Aristotel Suites Jakarta Selatan pada Kamis, 29 Februari 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
Soal Kasus Pelecehan Eks Rektor Universitas Pancasila, Kuasa Hukum Ungkap Ada 9 Korban

Kuasa Hukum Yansen Ohoirat mengungkap ada sembilan orang yang diduga menjadi korban kekerasan seksual eks Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno.


Polda Metro Jaya Periksa 2 Korban Dugaan Pelecehan Seksual Eks Rektor Universitas Pancasila Hari Ini

2 hari lalu

Pengacara dua korban kekerasan seksual oleh Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Toet, Amanda Manthovani. Tempo/Ricky Juliansyah
Polda Metro Jaya Periksa 2 Korban Dugaan Pelecehan Seksual Eks Rektor Universitas Pancasila Hari Ini

Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap dua perempuan yang diduga menjadi korban kekerasan seksual eks Rektor Universitas Pancasila.


Jadwal Liga Spanyol Musim 2024/25 Diumumkan: Pekan Perdana Mulai 18 Agustus, El Clasico Pertama 27 Oktober

2 hari lalu

Logo La Liga Spanyol. (Reuters/Tempo)
Jadwal Liga Spanyol Musim 2024/25 Diumumkan: Pekan Perdana Mulai 18 Agustus, El Clasico Pertama 27 Oktober

Simak jadwal Liga Spanyol musim 2024/25 pekan perdana mulai 18 Agustus mendatang.


Lionel Messi Sebut Paling Sering Bertengkar dengan Sergio Ramos Ketika Keduanya Bermain di LaLiga

2 hari lalu

Sergio Ramos dan Lionel Messi saat keduanya masih bermain untuk Paris Saint-Germain (PSG). REUTERS/Eric Gaillard
Lionel Messi Sebut Paling Sering Bertengkar dengan Sergio Ramos Ketika Keduanya Bermain di LaLiga

Lionel Messi dan Sergio Ramos sering bertengkar saat masing-masing masih bermain untuk Barcelona dan Real Madrid.


Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual yang Dialami Jin BTS saat Festa 2024

2 hari lalu

Jin BTS saat menyapa ARMY di BTS Festa 2024. Instagram.com/@jin
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual yang Dialami Jin BTS saat Festa 2024

Kasus ini muncul pengaduan terhadap penggemar yang mencoba mencium Jin BTS saat Festa 2024


Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Eks Rektor Universitas Pancasila Ke Tahap Penyidikan, Ini Kilas Balik Kasusnya

4 hari lalu

Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno (kiri) didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024. Dalam keteranganya, tudingan adanya pelecehan seksual tersebut hanya asumsi karna tidak ada bukti yang sah, ia juga mengaku kasus ini bagian dari politisasi menjelang pemilihan rektor. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Eks Rektor Universitas Pancasila Ke Tahap Penyidikan, Ini Kilas Balik Kasusnya

Polda Metro Jaya naikkan kasus dugaan pelecehan seksual Rektor Universitas Pancasila nonaktif Edie Toet Hendratno ke tahap penyidikan.


Eks Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Tahu Kasusnya Naik Penyidikan dari Medsos

5 hari lalu

Rektor nonaktif Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno (kiri) didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan dugaan kasus pelecehan seksual di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024. Dalam keteranganya, tudingan adanya pelecehan seksual tersebut hanya asumsi karna tidak ada bukti yang sah, ia juga mengaku kasus ini bagian dari politisasi menjelang pemilihan rektor. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Eks Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Tahu Kasusnya Naik Penyidikan dari Medsos

Edie Toet mengatakan dirinya belum pernah dipanggil untuk diperiksa di tahap penyidikan. Namun, ia mengklaim akan berkomitmen menghormati hukum