Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bawa Uzbekistan ke Final Piala Asia U-23 dan Lolos Olimpiade Paris 2024, Pelatih Timur Kapadze Belum Puas

image-gnews
Pelatih Timnas Uzbekistan U-23 Timur Kapadze di Piala Asia U-23 2024. Doc. AFC.
Pelatih Timnas Uzbekistan U-23 Timur Kapadze di Piala Asia U-23 2024. Doc. AFC.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi Timur Kapadze, membawa lolos Uzbekistan ke Olimpiade Paris 2024 tidaklah cukup. Setelah mengalahkan Timnas Indonesia di babak semifinal di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Senin, 30 April 2024, ia mematok target agar tim berjuluk Serigala Putih tersebut bisa mengangkat trofi Piala Asia U-23 untuk kedua kalinya.

Tim asal Asia Tengah itu terlalu kuat untuk Indonesia di semifinal Piala Asia U-23 2024. Khusain Norchaev memberi mereka keunggulan 1-0 sebelum Pratama Arhan mencetak gol bunuh diri ke gawangnya sendiri. Dua gol itu mengirim Uzbekistan ke final ketiga Piala Asia U-23 dalam empat edisi terakhir.

Uzbekistan akan menantang Jepang pada babak final Piala Asia U-23 2024. Kedua tim berupaya menjadi tim pertama yang mengangkat trofi untuk kedua kalinya. “Saya mendedikasikan kemenangan ini untuk Presiden kami, rakyat kami, dan pendukung kami,” kata Kapadze, dikutip dari AFC. 

“Pertandingannya sangat sulit tapi sekarang kami harus mempersiapkan diri dengan baik karena masih ada satu pertandingan lagi Kami telah mencapai target pertama kami tetapi sekarang, kami harus mencapai target kedua, yaitu membawa pulang piala,” ujar dia menambahkan.

Penampilan dominan di Stadion Abdullah Bin Khalifa membuat Uzbekistan mencatatkan 28 tembakan, sedangkan Indonesia tidak berhasil melepaskan satu pun peluang. Norchaev mencetak gol pembuka pada menit ke-68 sebelum gol bunuh diri Pratama pada menit ke-86 menjadi penentu kemenangan. Sebanyak empat peluang Uzbekistan juga membentur tiang gawang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, Kapadze tidak sepenuhnya senang karena merasakan tekanan untuk mencapai final berdampak pada penyelesaian akhir timnya. “Memang benar kami mendominasi pertandingan ini, para pemain saya lebih baik secara fisik dan taktik. Itu adalah pertandingan di mana kami merasakan tekanan karena kami ingin pergi ke Olimpiade."

“Kami bisa berbuat lebih banyak tetapi seperti yang saya katakan, ini adalah pertandingan yang penuh tekanan bagi kami. Kami punya banyak peluang untuk mencetak gol tapi tidak memanfaatkan sebagian besarnya, jadi kami juga membuat beberapa kesalahan, yang harus kami analisis dan perbaiki,” ujar Kapadze. 

Para pemain Uzbekistan U-23 merayakan keberhasilan mengalahkan Indonesia dan lolos ke final Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Senin, 29 April 2024. Doc. AFC.

Pilihan Editor: Gol Timnas U-23 Indonesia ke Gawang Uzbekistan Dibatalkan Wasit Shen Yinhao, Ini Aturan Offside Posisi Badan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Aryna Sabalenka Putuskan Absen di Olimpiade 2024 karena Merasa Tubuhnya Minta Istirahat

17 jam lalu

Aryna Sabalenka dari Belarusia. REUTERS/Eloisa Lopez
Aryna Sabalenka Putuskan Absen di Olimpiade 2024 karena Merasa Tubuhnya Minta Istirahat

Petenis putri peringkat tiga dunia Aryna Sabalenka mengatakan bahwa ia akan melewatkan Olimpiade 2024 Paris.


Jadi Atlet Senam Indonesia Pertama di Olimpiade 2024, Rifda Irfanaluthfi Ingin Buktikan pada Dunia

1 hari lalu

Pesenam Indonesia Rifda Irfanaluthfi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Jadi Atlet Senam Indonesia Pertama di Olimpiade 2024, Rifda Irfanaluthfi Ingin Buktikan pada Dunia

Atlet senam Rifda Irfanaluthfi mengatakan ingin mencetak sejarah untuk Indonesia pada Olimpiade 2024 Paris.


Basuki Hadimuljono Ajak WNI di Uzbekistan Ikut Bangun IKN

4 hari lalu

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. TEMPO/Riri Rahayu
Basuki Hadimuljono Ajak WNI di Uzbekistan Ikut Bangun IKN

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak warga negara Indonesia atau WNI di Uzbekistan ikut bangun IKN.


Soal Target di Olimpiade Paris 2024, Anthony Sinisuka Ginting Tak Ingin Berpikir Terlalu Jauh

6 hari lalu

Pebulu tangkis andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menjawab pertanyaan wartawan usai berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (12/6/2024). ANTARA/Donny Aditra.
Soal Target di Olimpiade Paris 2024, Anthony Sinisuka Ginting Tak Ingin Berpikir Terlalu Jauh

Bagaimana persiapan terkini Anthony Sinisuka Ginting menjelang Olimpiade Paris 2024 usai hasil buruk di Indonesia Open 2024?


Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong Gagal Pertahankan Gelar di Indonesia Open 2024, Introspeksi Jelang Olimpiade

9 hari lalu

Pasangan ganda campuran China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong saat memasuki arena pertandingan semifinal Indonesia Open 2024 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (8/6/2024). (ANTARA/HO/PP PBSI).
Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong Gagal Pertahankan Gelar di Indonesia Open 2024, Introspeksi Jelang Olimpiade

Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong, segera mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Paris 2024.


Indonesia Open 2024: Unggulan Tuan Rumah Berguguran, Masalah Psikologis Disebut Jadi Penyebab

9 hari lalu

Pebulutangkis Tunggal Putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengembalikkan kok ke arah lawannya Pebulutangkis Tunggal Putra Jepang Kenta Nishimoto pada babak 32 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2024. Anthony Sinisuka Ginting gagal lolos ke babak 16 besar usai dikalahkan oleh Kenta Nishimoto 21-17, 11-21, dan 8-21. TEMPO/M Taufan Rengganis
Indonesia Open 2024: Unggulan Tuan Rumah Berguguran, Masalah Psikologis Disebut Jadi Penyebab

Masalah psikologis menghantui wakil Indonesia menjelang Olimpiade Paris 2024 sehingga tak tampil maksimal di Indonesia Open 2024.


Chen Yu Fei Tantang An Seyoung di Final Indonesia Open 2024

10 hari lalu

Pebulu tangkis tunggal putri Cina, Chen Yu Fei. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Chen Yu Fei Tantang An Seyoung di Final Indonesia Open 2024

Atlet bulu tangkis tunggal putri China, Chen Yu Fei, bersiap menantang unggulan pertama An Se Young dari Korea Selatan pada final Indonesia Open 2024.


Jelang Olimpiade, PBSI Segera Evaluasi Capaian Buruk di Singapore Open dan Indonesia Open 2024

10 hari lalu

Ketua Panitia Penyelenggara Indonesia Open 2024 Armand Darmadji dalam sesi jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 2 April 2024. TEMPO/Randy
Jelang Olimpiade, PBSI Segera Evaluasi Capaian Buruk di Singapore Open dan Indonesia Open 2024

Manajer Tim PBSI Armand Darmadji mengatakan segera mengevaluasi penampilan para atlet bulu tangkis di beberapa turnamen jelang Olimpiade Paris 2024.


Performa Gregoria Mariska Tunjung Dinilai Mulai Stabil Meski Gagal Tembus Semifinal Indonesia Open 2024

10 hari lalu

Pebulutangkis Tunggal Putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengembalikkan kok ke arah lawannya Pebulutangkis Tunggal Putri Thailand Supanida Katethong pada babak 16 besar Kapal Api Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Gregoria Mariska Tunjung melaju ke babak perempat final setelah menang dari Supanida Katethong dengan skor 21-13 dan 21-15. TEMPO/M Taufan Rengganis
Performa Gregoria Mariska Tunjung Dinilai Mulai Stabil Meski Gagal Tembus Semifinal Indonesia Open 2024

Indra Wijaya menilai bahwa Gregoria Mariska Tunjung sudah menunjukkan peningkatan performa yang cukup stabil menjelang Olimpiade Paris 2024.


Gagal ke Semifinal Indonesia Open 2024, Gregoria Mariska Tunjung Akui Tertekan Ekspektasinya Sendiri

11 hari lalu

Atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung saat ditemuo di mixed zone Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Juni 2024. TEMPO/Randy
Gagal ke Semifinal Indonesia Open 2024, Gregoria Mariska Tunjung Akui Tertekan Ekspektasinya Sendiri

Gregoria Mariska Tunjung merasa tampil dalam tekanan saat menghadapi Wang Zhi Yi pada perempat final Indonesia Open 2024.