Effendi Tidak Berambisi Menjadi Manajer Persija  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Effendi Anas. TEMPO/ Ramdani

    Muhammad Effendi Anas. TEMPO/ Ramdani

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Persija Jakarta belum memliki kejelasan tentang siapa yang akan menjadi manajernya pada musim baru nanti. Sebenarnya Effendi Anas, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, telah mendapat surat keputusan untuk memimpin Macan Kemayoran. Namun penunjukkan Effendi dipermasalahkan oleh manajer Persija musim lalu, Harianto Bajoeri.

    Pada sisi lain, Effendi menyatakan tidak berambisi menjadi manajer Persija. Jika ia ditunjuk, hal itu semata-mata merupakan perintah. Menurut Effendi, pekerjaan itu adalah sebuah amanah. "Saya melihat ada kendala manajerial dalam organisasi yang besar seperti Persija saat ini,” kata Effendi.

    “Kalau secara pribadi, saya sebenarnya tidak ingin terlibat dalam manajemen Persija di musim kompetisi mendatang,” ujar mantan Wali Kota Jakarta Utara itu, Rabu (25/8). Effendi sebelumnya ditunjuk sebagai manajer Persija berdasarkan surat keputusan Ketua Umum Persija, Toni Tobias, pada 12 Agustus lalu.

    Surat itu disanggah Harianto dengan alasan tidak valid. Menurutnya, surat keputusan itu harusnya dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, karena Persija saat ini masih menggunakan dana APBD DKI Jakarta. Sehingga pertanggungjawabannya harus langsung dengan Pemprov DKI Jakarta .

    “Yang berhak mengangkat manajer Persija adalah pengelola dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo,” kata Harianto. Toni Tobias sempat membatah argumentasi Harianto. Menurutnya, surat keputusan yang ia tanda tangani sudah valid. “Saya tidak akan begitu saja melakukan tanda tangan. Surat keputusan itu sudah dikordinasikan dengan petinggi-petinggi Pemprov DKI,” kata Toni.

    Menghadapi polemik seperti ini, Effendi berharap semua pihak menyikapinya dengan dewasa. Menurutnya, semua ini terjadi karena tuntutan kerja yang dihadapi Persija sangat berat. Sebagai tim Ibu Kota dengan banyak pemain bintang, Persija memang selalu dituntut untuk menjadi juara.

    “Ini adalah hal yang sangat wajar dan harus disikapi secara dewasa oleh semua pihak. Persija berada di tengah tuntutan kerja yang harus optimal menghadapi kompetisi 2010,” ujarnya.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.