Riedl: Kemenangan Harga Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alfred Riedl. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Alfred Riedl. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim nasional sepakbola Indonesia mengejar kemenangan atas Malaysia pada laga kedua final Piala AFF Suzuki di Gelora Bung Karno, Senayan, Jkartayang bakal berlangsung hari Rabu (29/12). Pelatih tim nasional Alfred Riedl menyatakan bahwa kemenangan menjadi harga mati bagi anak-anak asuhnya, meskipun skor kemenangan itu sangat mungkin tidak membawa pada gelar juara.

    "Kami ingin memenangkan pertandingan, baru kemudian kami memikirkan masalah skor," kata Riedl saat ditemui seusai latihan di Lapangan Latihan Tim Nasional di Senayan, Selasa (28/12).

    Kunci kemenangan itu, kata dia, harus didapatkan dengan perolehan gol pertama. "Jika tidak bisa mencetak gol pertama, maka kita tidak bisa mencetak gol kedua dan berikutnya." kata pelatih asal Austria itu.

    Menurut dia, saat ini Firman Utina dan rekan-rekannya tidak diberikan beban latihan yang berat. Mereka dipersiapkan untuk bisa bermain dengan semangat dan motivasi tinggi namun tidak berlebihan.

    Di mata Riedl, kesalahan pada laga pertama yang berlangsung di Stadion Bukti Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia pada akhir pekan lalu tidak boleh terulang lagi. "Jika kita tertinggal satu gol, akan sulit mengulangi kemenangan 5-1," katanya.

    Riedl tampaknya ingin memberikan hiburan bagi para pendukung tim Garuda setelah sebelumnya menelan kekalahan telak 0-3 pada laga pertama. Luki, 20 tahun, salah satu pendukung tim nasional mengharapkan agar Indonesia bisa memenangkan pertandingan kedua Rabu (29/12) ini.

    "Tampaknya memang berat untuk menjadi juara, tetapi kami tetap berharap agar timnas bisa menang nanti," kata pemuda asal Rawamangun itu saat ditemui di depan loket Pintu Timur Senayan.

    Dalam laga kali ini, Yongki Ari Bowo serta Oktovianus Maniani sudah dipastikan tidak akan turun. Yongki masih belum bisa pulih dari cedera lutut kanan. Sementara itu, Oktovianus terkena akumulasi kartu kuning. Posisinya di sayap kiri akan digantikan oleh Arif Suyono. "Sudah dipastikan Arif Suyono yang akan diturunkan untuk menggantikan Okto," kata Riedl. Dengan demikian, ini merupakan kesempatan pertama baginya untuk menjadi pemain utama.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.