Rumus Pelatih Timnas U-19 Melawan Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Albert Gea

    REUTERS/Albert Gea

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pelatih Tim Sepak Bola Nasional U-19 asal Uruguay, Cesar Payofich Perez, akan menerapkan pola 4-4-2 untuk menahan gempuran para pemain timnas Cina dalam laga kualifikasi Piala Asia U-19 di Kuala Lumpur, Senin sore, 31 Oktober 2011.

    Tim yang digodok selama delapan bulan di Uruguay ini akan membuktikan taji mereka dalam laga perdana ini. "Saat ini tim dalam kondisi baik dan siap tempur. Seluruh personel tim bertekad untuk tampil habis-habisan di lapangan," kata juru bicara Timnas U-19, Rezha Anggara, melalui surat elektronik kepada wartawan, Senin, 31 Oktober 2011.

    Pada babak kualifikasi ini, Timnas U-19 tergabung di Grup G bersama Cina, Australia, Singapura, dan Makau. Sesuai jadwal, setelah melawan Cina, tim yang dibesut selama delapan bulan di Uruguay ini akan melawan Makao pada 2 November, lantas melawan Australia pada 6 November.

    Manahati Lestusen dan kawan-kawan sebenarnya memiliki kesempatan menjajal rumput
    MBPJ Stadium sebelum laga timnas U-19 Indonesia versus timnas U-19 Cina digelar. Tapi, otoritas stadion setempat membatalkan jadwal latihan timnas di MBPJ Stadium tersebut.

    Mereka takut rumput stadion yang akan digunakan untuk laga timnas Indonesia melawan Cina itu rusak. "Demi menjaga lapangan agar tetap dalam kondisi baik untuk pertandingan," kata Reza.

    Saat ini Pelatih Cesar Payofich telah memilih 11 pemain yang akan berlaga sore nanti melawan Cina. Cesar menerapkan pola 4-4-2 yang diharap bisa mengimbangi para pemain Cina. Berikut para pemain yang akan merumput sore nanti:

    Penjaga gawang: Risky Achmad Kurniawan
    Pemain Belakang: Eggi Hadyatmoko, Wanda Syahputra, Muh. Abduh Lestaluhu, Manahati Lestusen (C)
    Pemain tengah: Antoni Putro Nugroho, Wawan Pebriyanto, Novri Setiawan, Vava Mario Yagalo.
    Penyerang: I Wayan Julian Hotzel dan Abdul Rahman Lestaluhu.

    DWI RIYANTO AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.