Joko Malis Dinilai Kurang Faham Persik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Malis. TEMPO/Zulkarnain

    Joko Malis. TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Kediri - Kehadiran Joko Malis sebagai pelatih kepala Persik Kediri belum bisa diterima secara penuh oleh Persikmania. Ketua Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP) Muhammad Hanif mengatakan hingga kini belum ada sosok pelatih ideal selain Jaya Hartono.

    Pelatih berlisensi AFC itu dianggap telah menjiwai kesebelasan Persik dan memiliki sejarah mengantarkan tim menjadi juara. "Pak Jaya sudah menjadi bagian hidup Persik, demikian pula sebaliknya," kata Hanif kepada Tempo, Ahad, 13 Nopember 2011.

    Karena itu, ketika pada akhirnya Jaya memutuskan pindah ke Persija Jakarta karena kendala kontrak dengan Persik, para suporter sangat kecewa. Mereka sudah mematok ekspektasi tinggi kepada pelatih asal Kediri itu untuk kembali membangkitkan Persik yang mulai terpuruk.

    Kehadiran Joko Malis yang dikontrak manajemen untuk menggantikan Jaya dinilai Persikmania belum cukup. Selain dianggap orang baru, Joko juga kurang memahami karakter pemain Persik seperti halnya Jaya. "Manajemen harus tetap berkonsultasi dengan Pak Jaya saat merekrut pemain, jangan dipercayakan sepenuhnya kepada Joko," kata Hanif.

    Untuk membangun komunikasi dengan suporter, manajemen juga dituntut segera memperkenalkan Joko kepada publik. Jika tidak diberi pemahaman dengan benar, Hanif khawatir akan terjadi aksi pelemparan terhadap pemain saat Persik bermain buruk di lapangan. "Suporter tak akan menerima jika permainan Persik jelek," katanya.

    Hanif juga berharap kepada manajemen untuk tetap menjaga komunikasi dengan tiap-tiap koordinator wilayah suporter. Manajemen diminta melibatkan mereka dalam setiap pengambilan keputusan terkait Persik.

    Sekretaris Umum Persik Barnadi menyatakan tak berkeberatan menampung keinginan suporter. Pengurus akan melakukan semua upaya untuk meningkatkan prestasi Persik dalam divisi utama nanti. "Komunikasi kami dengan Pak Jaya masih bagus," katanya.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.