PSSI Akan Pelajari Permintaan Kongres Luar Biasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap memenuhi permintaan kongres luar biasa (KLB) seperti yang diminta Forum Pengurus Provinsi PSSI. "Kalau yang mereka minta sudah sesuai mekanisme, kami akan ikut saja," kata Ketua Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus, Selasa, 20 Desember 2011.

    Namun, jika KLB menjadi pilihan saat ini, dia sangat menyayangkan. "KLB hanya buang energi yang terlalu berlebihan. Hanya akan menjadi lingkaran yang kemungkinan terus-menerus terjadi," ujarnya.

    Sihar mengaku, hingga saat ini PSSI belum menerima hasil putusan rapat akbar tersebut. Ia mempersilakan peserta rapat datang ke PSSI dan menyerahkan dokumen hasil rapat.

    "Kalau mereka datang, pasti kami terima. Kami akan bahas dan cek, apakah peserta rapat kemarin sudah sesuai aturan. Misal, yang rapat adalah benar anggota PSSI yang memiliki suara atau bukan," ujar Sihar.

    Namun, kata dia, jika anggota yang ikut rapat bukan anggota resmi PSSI, sulit melaksanakan KLB. Sihar belum memastikan kapan PSSI akan menggelar rapat untuk membahas tuntutan menggelar KLB itu.

    "Kalau sekedar obrolan tidak resmi, sudah dilakukan. Tapi rapat resmi belum. Hasil rekomendasi saja belum kami terima, bagaimana melaksanakan rapat untuk menanggapinya," ujar Sihar.

    Forum Pengprov PSSI mengelar rapat akbar di Jakarta, Ahad malam. Rapat menghasilkan lima keputusan, salah satunya ingin menggelar KLB. Lima poin deklarasi itu merupakan pernyataan sikap dari 432 anggota PSSI yang hadir dalam rapat akbar.

    Mereka juga menyepakati pembentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Nasional. Komite ini diminta mengawal KLB yang segera akan diusulkan ke PSSI.

    Sihar mempertanyakan anggapan dari para pengusung KLB yang menganggap PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin telah gagal dalam menjalankan amanat Kongres Bali.

    Menurut dia, tidak ada alasan yang menjadi tolak ukur kegagalan kepengurusan PSSI saat ini. Kepengurusan saat ini, kata Sihar, baru berjalan kurang dari lima bulan dan baru merumuskan apa yang akan dilakukan ke depannya.

    "Apakah kepengurusan lalu (era Nurdin Halid) juga sudah diminta pertanggung jawabannya? Jadi biar tahu, apakah kita bekerja dalam kondisi yang bagus atau jelek," katanya.

    Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro, mengatakan sampai saat ini pengurus PSSI belum menerima hasil rekomendasi rapat akbar Forum Pengprov PSSI. "Saya belum baca. Kalau mereka ke sini, pasti kami terima," ujar Tri.



    ARIE FIRDAUS | ANGGA SUKMA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.