Saatnya City Salip United

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Manchester City Samir Nasri (kanan) merayakan gol bersama rekan satu timnya Sergio Aguero (tengah) dan Edin Dzeko setelah membobol gawang Chelsea dalam pertandingan Liga Premier Inggris di stadion Etihad, Manchester, Inggris, Rabu (21/3). REUTERS/Phil Noble

    Pesepakbola Manchester City Samir Nasri (kanan) merayakan gol bersama rekan satu timnya Sergio Aguero (tengah) dan Edin Dzeko setelah membobol gawang Chelsea dalam pertandingan Liga Premier Inggris di stadion Etihad, Manchester, Inggris, Rabu (21/3). REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Stoke City akan menjamu calon pemimpin klasemen Manchester City malam nanti. Jika menang, Manchester City akan menggeser Manchester United yang baru akan bertanding besok.

    Manchester City mengalahkan Chelsea dalam pertandingan dramatis, Kamis dini hari lalu. Setelah tertinggal 0-1, City baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-78, kemudian mencetak gol kemenangan empat menit sebelum pertandingan berakhir. Carlos Tevez berperan dalam menciptakan peluang dan membuat satu assist.

    Pelatih City, Roberto Mancini, mengakui skuadnya tidak bermain bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Melawan Chelsea, City juga tampil standar. "Mungkin setelah kemenangan itu permainan kami akan berubah," kata pelatih berusia 47 tahun ini.

    City kehilangan takhta klasemen saat ditundukkan Swansea City pada 11 Maret lalu. Sejak saat itu tuntutan menurunkan Tevez semakin besar karena barisan depan City tak berkembang. Mancini mengakui peran Tevez dalam pertandingan melawan Chelsea itu. "Dia akan semakin baik," ujarnya.

    City berada di posisi kedua klasemen dengan mengoleksi 69 poin, terpaut satu angka dari United. Mereka harus tetap meraih tiga poin dari sembilan partai tersisa. Pertemuan dengan United pada 30 April akan menjadi penentu juara Liga Inggris musim ini.

    Mancini menegaskan tekadnya untuk memboyong titel itu ke Stadion Etihad, apalagi dengan kembalinya Tevez. "Kami punya keinginan dan akan mendapatkannya," kata dia.

    Meski bertekad kuat, City tetap harus mewaspadai Stoke. Kamis dini hari lalu, tim asuhan Tony Pulis ini mempermalukan Tottenham Hotspur di kandangnya. Unggul 1-0, Stoke harus puas atas hasil seri karena gol Rafael van der Vaart di menit ke-90.

    Pulis kecewa atas hasil seri itu. "Seharusnya kami dapat tiga poin," ujar pria yang baru saja lolos dari sanksi lantaran menyetir secara ugal-ugalan itu. "Mereka tim besar dan kami sudah bertahan dengan maksimal," ujarnya.

    Meski begitu, Pulis yakin akan mengakhiri musim ini dengan gemilang. "Kami ingin mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya," kata dia. "Jika kami berkomitmen dan melakukan seperti kemarin, kami akan baik-baik saja," ucap Pulis.

    ESPN | BBC | SENTINEL | TITO SIANIPAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.