Syamsul Hengkang, Sriwijaya Terancam Krisis Pemain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syamsul Bachri Chaeruddin. TEMPO/ Tri Handiyatno

    Syamsul Bachri Chaeruddin. TEMPO/ Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, Palembang - Belum selesai urusan dengan dua pemain yang terkena akumulasi kartu, kini Sriwijaya Football Club (SFC) dipusingkan dengan kabar yang menyebutkan salah seorang pemain lapis utamanya berlabuh di klub lain.

    “Ya, apa boleh buat, kita mesti cari yang lain,” kata pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, Selasa, 3 April 2012. Pemain itu adalah Syamsul Khaerudin, yang dikabarkan hengkang ke PSM Makassar IPL.

    Menurut Kas, dia bersama manajemen terpaksa memutar otak untuk menyelamatkan skema permainan yang telah terbentuk selama putaran pertama Liga Super Indonesia 2011/2012. Selain harus bermain tanpa dua pemain andalannya, Achmad Jufriyanto dan Thierry Gathuessi, laga perdana SFC dipastikan pula tanpa Syamsul.

    Kabar terbaru menyebutkan Syamsul kini resmi berpindah ke PSM Makassar di Indonesia Primer league (IPL). Sementara itu, Jufriyanto dan Thierry terkena akumulasi kartu sehingga absen menghadapi Deltras Sidoarjo.

    “Kalau memang betul seperti itu, silakan saja Syamsul pindah. Kita profesional saja,” ujar Kas Hartadi. Menurut Kas, dia belum mendapatkan kabar langsung dari Syamsul. Namun dia mendapat kabar langsung dari Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya Hendri Zainudin.

    Menyikapi kondisi pemain yang ada saat ini, Kas mengatakan pihaknya akan mencari tambahan satu pemain di lini depan dan satu di lini belakang untuk memperkuat timnya jelang lawan Deltras. “Yang jelas, kita akan carikan pengganti Syamsul,” ujarnya.

    Kepergian Syamsul ke kandang PSM Makassar dibenarkan Hendri Zainudin. Ia mengatakan tidak dapat menahan keinginan pemain mana pun untuk keluar dari klubnya. SFC merasa tidak ada persoalan lagi dengan mantan pemainnya itu lantaran sudah terjalin komunikasi yang baik dengan Syamsul serta manajemen PSM Makassar. “Kita resmi lepas dia (Syamsul) setelah manajemen SFC bernegosiasi dengan manajemen PSM dan Syamsul,” kata Hendri.

    Menurut Hendri, pihaknya mendapat sejumlah kompensasi, baik dari manajemen PSM maupun Syamsul secara pribadi. “Telah disepakati persoalan ganti rugi sesuai kontrak yang ada. Kami juga tidak lagi membayar sisa kontraknya,” katanya.

    Namun Hendri enggan mengungkapkan nilai kompensasi yang bakal diterima dengan alasan tidak layak dipublikasikan.

    Hendri memastikan Sriwijaya saat ini tengah berburu pemain tambahan dan pemain pengganti Syamsul. Hendri berharap kehadiran pemain baru dapat terlaksana sebelum keberangkatan ke kandang Deltras Sidoarjo.

    Sebelumnya dikabarkan Sriwijaya sempat membidik ujung tombak Persisam Samarinda, Jerry Boima Karpeh. Namun Persisam keberatan melepasnya. Bidikan pun beralih ke penyerang asal Korea Selatan, Lee Kwang Jee. Namun, hingga bursa transfer tinggal menyisakan dua pekan, tak satu pun pemain yang datang.

    PARLIZA HENDRAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.