Hollywood Akan Filmkan Skandal Pengaturan Skor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Europol, Rob Wainwright (tengah) memberikan keterangan mengenai skandal pengaturan skor di sejumlah kompetisi sepak bola di Eropa. dailytelegraph.com.au

    Direktur Europol, Rob Wainwright (tengah) memberikan keterangan mengenai skandal pengaturan skor di sejumlah kompetisi sepak bola di Eropa. dailytelegraph.com.au

    TEMPO.CO, Los Angeles --- Hollywood tertarik untuk mengangkat kisah skandal pengaturan skor sepak bola ke layar lebar. Menurut Deadline.com, studio besar Hollywood and Chernin Entertainment telah melakukan pembicaraan untuk membuat film skandal yang menghebohkan itu.

    Kisah film itu sendiri diangkat berdasarkan artikel yang dimuat di majalah ESPN, yang berjudul All The World is Staged. Artikel yang ditulis oleh Brett Forrest itu sendiri sudah seperti cerita film.

    Awalnya, dikisahkan tentang penangkapan Wilson Raj Perumal, orang Tamil berkewarganegaraan Singapura, di Finlandia. Dari ocehan Perumal itulah kemudian terungkap sindikat pengaturan skor yang melibatkan Dan Tan, seorang Singapura lainnya.

    Penemuan sosok Perumal sendiri merupakan usaha keras dari Chris Eaton, seorang penyelidik yang dipekerjakan oleh FIFA. Setelah terungkap, Eaton pun mundur. Saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan di Qatar.

    Langkah awal pembuatan film ini, Chernin dan Fox dikabarkan akan melakukan negosiasi dengan Brett Forrest dan Eaton untuk membeli hak mengangkat ceritanya.

    Dipastikan kisah film ini akan bergaya thriller yang menegangkan. Dengan sosok utama Perumal dan Chris Eaton sebagai pengungkap skandal yang menghebohkan itu. Eaton adalah orang Australia yang bekerja sebagai polisi selama 40 tahun.

    Penulis skenario film ini adalah Duncan Brantley--pernah terlibat dalam film Leatherhead, yang mengisahkan sepak bola Amerika pada masa lalu. Film yang dibuat pada 2008 itu dibintangi salah satunya oleh George Clooney.

    DEADLINE.COM | IB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.