Tunggakkan Gaji Pemain, APPI Temui FIFPro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain TImnas Indonesia, M RIdhuan dijatuhkan oleh pemain Arab Saudi, Saud Khariri dalam pertadingan Pra Piala Asia di Satdion Gelora Bung Karno, Jakarta, (23/3). TEMPO/Seto Wardhana

    Pemain TImnas Indonesia, M RIdhuan dijatuhkan oleh pemain Arab Saudi, Saud Khariri dalam pertadingan Pra Piala Asia di Satdion Gelora Bung Karno, Jakarta, (23/3). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) Valentino Simanjuntak akan bertemu dengan pengurus Federasi Internasional Pesepak Bola Internasional (FIFPro) Ahad, 12 Mei 2013 mendatang. Dalam pertemuan informal ini, Valentino akan membicarakan kondisi pemain sepak bola Indonesia, termasuk soal tunggakkan gaji.

    “Saya akan bicara apa adanya,” ujar Valentino saat dihubungi Tempo, Jumat, 10 Mei 2013. Valentino mengatakan, forum yang akan dilangsungkan di Belanda ini akan ia manfaatkan untuk bertukar pikiran dan membuat masalah pemain sepak bola profesional Indonesia makin diperhatikan.

    Tujuan Valentino ke Belanda sebenarnya bukanlah dalam rangka bertemu FIFPro. “Ada agenda lain,” kata dia. Namun, ia akan memanfaatkan waktu untuk juga bertemu dengan pengurus FIFPro.

    Valentino berharap ada perhatian bersama dari masyarakat sepak bola internasional mengenai kesejahteraan pemain di Indonesia. Menurut dia, sudah ada titik cerah. “Buktinya, di situs terbaru FIFPro, ada dua berita soal Indonesia,” ujarnya.

    Dalam salah satu artikel tertanggal 8 Mei 2013 di situs FIFPro tersebut, Ketua FIFPro Brendan Schwab, menyinggung kasus kematian pemain Persis Solo, Diego Mendieta, karena berbulan-bulan tak dibayar gajinya, sebagai salah satu contoh buruknya pengelolaan klub. FIFPro juga menyatakan kecewa dengan janji PT Liga Indonesia yang baru sanggup membayar gaji pemain 6 hingga 24 bulan ke depan.

    Tak hanya soal tunggakkan, Schwab juga mengatakan bahwa banyak pemain asing di Indonesia yang mengalami pemutusan kontrak secara tidak adil. “Asosiasi pemain Indonesia dan FIFPro bahkan harus mendampingi pemain asing yang kontraknya diputus secara tidak adil,” kata Schwab.

    Valentino membenarkan bahwa Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah melimpahkan wewenang penyelesaian kasus tunggakkan gaji pemain kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Namun, Valentino tetap merasa dukungan internasional tetap diperlukan. “Saya berharap ada desakan internasional untuk penyelesaian tunggakkan gaji pemain,” ujarnya.

    Valentino mengatakan, pertemuan formal antara APPI dan FIFPro baru akan dilakukan pada Juni mendatang. “Tanggal 8 Juni akan ada kongres,” kata dia.

    GADI MAKITAN

    Topik Terhangat:
    Penggerebekan Teroris |
    E-KTP | Vitalia Sesha & Wanita-wanita Fathanah | Cinta Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita Terpopuler
    Jumat Pagi Terjadi Gerhana Matahari

    Masih Heboh Foto Mesra Ariel ' Noah' dan Devi Liu 

    Nikahi Sefti, Ahmad Fathanah Mengaku Duda 

    Rooney Hapus 'Manchester United' dari Twitter-nya 

    Fathanah Ingin Hancurkan Citra PKS?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?