Mitra Kukar Menangi Derby Mahakam 2-1

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Mitra Kukar (kostum Hijau) berebut bola dengan pemain Persisam Putra Samarinda dalam pertandingan lanjutan Super Liga Indonesia (SLI) di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Jum'at (17/2). TEMPO/Firman Hidayat

    Pemain Mitra Kukar (kostum Hijau) berebut bola dengan pemain Persisam Putra Samarinda dalam pertandingan lanjutan Super Liga Indonesia (SLI) di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Jum'at (17/2). TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Samarinda - Mitra Kukar menangi derby Mahakam atas tamunya Persisam Putra Samarinda 2-1 pada lanjutan kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia  di Kutai Kertanegara, Jumat, 17 Mei 2013. Kemenangan Mitra Kukar sekaligus membalas kekalahan sebelumnya di kandang Pesut Mahakam, Samarinda, pada putaran pertama.

    Sama-sama bermodal sejumlah pemain baru, Mitra Kukar mampu menguasai pertandingan di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, itu. Dipimpin wasit Muslimin, Mitra Kukar unggul terlebih dulu melalui gol Arif 'Keceng' Suyono pada menit ke-16.

    Mitra Kukar menambah keungulan pada menit ke-67 melalui sundulan Zulham Zamrun menyongsong tendangan sudut Zulkifli Syukur. Bola sundulannya sempat  menyentuh kaki Ahmad Amiruddin, sebelum lolos dari tangkapan penjaga gawang Persisam, Usman Pribadi.

    Tak ingin kalah di hadapan Pusamnia yang sengaja datang ke Kota Raja, permainan cepat diterapkan pelatih Persisam, Sartono Anwar. Bayu Gatra yang menjadi pemain cadangan dimasukkan pada pertengahan babak kedua. Masuknya Bayu Gatra mampu mengubah permainan Persisam menjadi lebih agresif. Kerja sama Bayu Gatra, Lancine Kone ,dan Osas Saha sempat merepotkan pemain belakang Mitra Kukar.

    Kerja sama ini pun membuahkan hasil di menit ke-84. Lancine Kone yang menerima umpan Ahmad Sumardi berhasil menceploskan bola ke gawang Mitra Kukar. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan tuan rumah Mitra Kukar. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

    Meski kalah, pelatih Persisam mensyukuri hasil itu. Menurut dia, seharusnya laga kali ini berakhir imbang jika saja wasit berlaku adil. "Semua juga tahu kalau Bayu Gatra dijatuhkan di kotak penalti, tapi wasit menunjuk pelanggaran di luar kotak penalti," kata Sartono seusai laga.

    Sepanjang laga para pemain Persisam dinilai sudah tampil maksimal. Para pemain disebut menunjukkan perkembangan. Dua legiun asing barunya, Tsimi Joel dan Osas Saha, menurut Sartono, sudah bisa berbaur meski masih perlu waktu untuk dapat tampil lebih kompak.

    Di kesempatan terpisah, pelatih Mitra Kukar, Steffan Hanson, memuji permainan anak asuhnya yang mampu membalas kekalahan di putaran pertama. Hanson menyebut semangat juang pemain muncul seperti saat menjamu Gresik di putaran pertama.

    Soal kebobolan satu gol, Hanson menilai memang ada kesalahan di lini belakang. Namun, ia tetap memuji para pemainnya karena Mitra Kukar bisa memetik tiga poin. “Saya puas dengan hasil ini, beruntung kami lebih dulu unggul dua gol," kata Hanson.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.